BENGKULUBAROMETER – Kepengurusan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Kabupaten Seluma periode 2026-2030 resmi dilantik, Selasa (6/10/2026).
Pelantikan kepengurusan baru ini menjadi awal bagi KAHMI dan FORHATI Seluma untuk memperkuat perannya di tengah masyarakat, termasuk membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Seluma.
Bupati Seluma Teddy Rahman secara terbuka mengajak jajaran KAHMI dan FORHATI yang baru dilantik untuk bersama-sama memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.
Menurut Teddy, pemerintah daerah membutuhkan dukungan banyak pihak dalam menjalankan pembangunan. KAHMI dengan jaringan alumni serta sumber daya intelektual yang dimiliki dinilai dapat menjadi salah satu mitra pemerintah.
“Alhamdulillah, siang ini kita melaksanakan kegiatan pelantikan KAHMI Kabupaten Seluma. Pelantikan berjalan dengan lancar. Kepada pengurus yang baru, kita berkolaborasi dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Seluma,” kata Teddy.
Bupati menilai KAHMI selama ini dikenal sebagai organisasi yang banyak melahirkan gagasan dan pemikiran. Karena itu, ia berharap potensi tersebut dapat diarahkan untuk membantu pembangunan Kabupaten Seluma.
Kolaborasi yang dimaksud tidak hanya sebatas keterlibatan dalam kegiatan seremonial. Pemerintah daerah juga terbuka terhadap gagasan maupun masukan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Ya, KAHMI ini kita kenal sebagai organisasi yang memberikan gagasan dan masukan. Insyaallah, masukannya positif dan pasti kita akan berkolaborasi dengan baik,” ujarnya.
Harapan serupa disampaikan Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Bengkulu, Dr. Elfahmi Lubis. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menempatkan KAHMI Seluma sebagai mitra strategis pemerintah tanpa meninggalkan peran intelektual dan sosial organisasi.
“Semoga KAHMI Seluma bisa berkolaborasi dan menjadi mitra yang baik terhadap Pemerintah Kabupaten Seluma,” kata Elfahmi.
Menurutnya, KAHMI memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui gagasan, pemikiran intelektual maupun pengabdian langsung kepada masyarakat.
Pelantikan kali ini mengangkat tema “Reaktualisasi Nilai Insan Cita dalam Revitalisasi Ukhuwah KAHMI, Mengokohkan Tradisi Intelektual dan Pengabdian bagi Umat, Bangsa dan Daerah.”
Tema tersebut sekaligus menegaskan arah kepengurusan baru agar organisasi tidak berhenti pada konsolidasi internal. KAHMI dan FORHATI diharapkan hadir serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan masa kepengurusan hingga 2030, jajaran KAHMI dan FORHATI Seluma memiliki waktu empat tahun untuk menjalankan program organisasi sekaligus memperkuat komunikasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Seluma pun memberikan sinyal terbuka untuk membangun kerja sama tersebut. Gagasan dan kritik konstruktif dari kalangan alumni HMI diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama mendorong pembangunan daerah.
Pelantikan ini pada akhirnya bukan hanya menandai pergantian atau pembentukan kepengurusan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana KAHMI dan FORHATI Seluma menerjemahkan semangat intelektual dan pengabdian menjadi program serta kontribusi yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









