BENGKULUBAROMETER – Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Provinsi Bengkulu bakal diperluas. Jika pada 2025 pembangunan KNMP hanya dilakukan di tiga titik, tahun 2026 jumlahnya direncanakan bertambah menjadi sekitar 11 titik.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu, Syafriandi, mengatakan penambahan titik tersebut menjadi bagian dari kelanjutan program KNMP di Provinsi Bengkulu.
“Kurang lebih 11 titik. Di Kabupaten Kaur, Kabupaten Seluma, Bengkulu Utara, kemudian Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu. Hampir seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu,” kata Syafriandi, Rabu (09/8/2026).
Sementara itu, pembangunan tiga KNMP yang telah dialokasikan sebelumnya terus dikebut. Dua lokasi, yakni di Kabupaten Kaur dan Kabupaten Seluma, telah selesai dibangun dan kini tinggal menunggu proses Berita Acara Serah Terima (BAST).
“Untuk Kabupaten Kaur dan Kabupaten Seluma ini sudah selesai, tinggal menunggu BAST, berita acara serah terima,” ujarnya.
Sedangkan satu lokasi lainnya yang berada di Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, masih dalam tahap penyelesaian.
Syafriandi berharap pembangunan KNMP di Enggano dapat segera rampung sehingga seluruh program yang telah berjalan dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh masyarakat.
Ia menambahkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan saat ini juga mendorong kesiapan pengelolaan kampung nelayan sebelum dilakukan serah terima.
“Kementerian sedang memotivasi pengelolaan sehingga nanti begitu diserahterimakan, ini bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.
Menurut Syafriandi, bertambahnya alokasi KNMP pada 2026 menjadi sinyal positif bagi Provinsi Bengkulu. Ia menyebut peningkatan jumlah titik tersebut tidak terlepas dari capaian pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
“2025 itu kita cuma tiga titik, 2026 ini kita bertambah. Artinya ini semacam penghargaan untuk Provinsi Bengkulu atas pencapaian-pencapaian kita,” pungkasnya.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









