Antisipasi Siklon Tropis Bakung, Dishub Bengkulu Siagakan Pos Pelayanan Laut dan Udara Jelang Nataru 2026

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Menjelang arus perjalanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi Bengkulu memperketat pengawasan transportasi laut dan udara. Langkah ini ditempuh seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap dampak Siklon Tropis Bakung yang diprediksi memengaruhi perairan Bengkulu dan wilayah sekitarnya.

Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu mendirikan empat pos pelayanan terpadu, terdiri atas tiga pos pelayanan laut dan satu pos pelayanan udara. Pos laut ditempatkan di kawasan Pelindo, Pelabuhan Kahyapu, serta Pelabuhan Malakoni. Sementara pos pelayanan udara beroperasi di kawasan Bandara Fatmawati.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Hendri Kurniawan, mengatakan pendirian posko ini merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan masyarakat selama periode libur panjang. Menurut dia, potensi gelombang tinggi, angin kencang, dan cuaca ekstrem akibat siklon tropis tidak boleh dianggap remeh.

Baca Juga :  Wagub Mian Sambut Kapolda Bengkulu Baru, Sinergi Keamanan Jadi Prioritas

“Empat pos pelayanan ini menjadi pusat kendali transportasi laut dan udara. Kami ingin memastikan setiap pergerakan kapal dan pesawat berlangsung aman, serta bisa dihentikan sewaktu-waktu bila cuaca membahayakan,” ujar Hendri, Kamis (18/12).

Dishub Bengkulu secara intensif berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD untuk memperoleh pembaruan data cuaca. Informasi tersebut menjadi dasar pengambilan keputusan operasional, termasuk pembatasan pelayaran atau penundaan penerbangan.

Prediksi cuaca dari BMKG sebelumnya menyebutkan adanya bibit Siklon Tropis Bakung yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di perairan barat Sumatera. Kondisi ini dinilai berisiko bagi kapal penyeberangan dan aktivitas pelayaran rakyat yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat pesisir Bengkulu.

Selain laut dan udara, Dishub juga memperkuat pengawasan jalur darat. Sebuah posko khusus didirikan di kawasan Liku Sembilan, Bengkulu Tengah, yang dikenal rawan longsor. Pos ini dioperasikan bersama Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu dengan dukungan alat berat.

Baca Juga :  Timbun BBM Nelayan Kampung Melayu, Polda Bengkulu Sita 4.000 Liter Bio Solar Subsidi

“Di Liku Sembilan, alat berat disiagakan untuk mengantisipasi longsor atau gangguan lalu lintas. Jalur pegunungan Kepahiang–Benteng menjadi perhatian khusus karena intensitas hujan meningkat,” kata Hendri.

Upaya ini mencerminkan pendekatan mitigasi risiko yang komprehensif. Pemerintah daerah tidak hanya bereaksi saat bencana terjadi, tetapi berupaya mengurangi potensi korban dan kerugian sejak dini.

Bagi masyarakat, Dishub mengimbau agar selalu memantau informasi resmi cuaca dan mematuhi arahan petugas. Keselamatan, kata Hendri, harus menjadi prioritas utama dibanding kepentingan perjalanan.

Dengan kesiapsiagaan ini, Bengkulu berharap dapat melewati momen Natal dan Tahun Baru dengan aman, tertib, dan minim gangguan, meski cuaca ekstrem membayangi wilayah perairan dan pegunungan.

 

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp7,93 Miliar di Dinas PUPR, Jadi Catatan di Balik Raihan WTP 
Bengkulu Pertahankan WTP ke-9 Berturut-turut, Helmi Hasan Pastikan Seluruh Temuan BPK Dituntaskan
Aksi Demo Nasional Ramai, Bengkulu Masih Sepi, Penggiat HAM Soroti Peran Mahasiswa
CV Mandiri Sejahtera Akan Hadirkan Hasil Perhitungan Bersama Latifa di Sidang Perdata
Polda Bengkulu Bongkar Praktik Jual Beli Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Terancam Denda Rp100 Miliar
Laporan Dugaan Izin PT RAA Berproses, Kejati Bengkulu Koordinasi dengan Kejagung dan Satgas PKH
Ustadz Kondang KH ES Mubarok Hadir di HUT Bengkulu Tengah, Masyarakat Diajak Ramaikan Istighotsah Akbar
Festival Tabut 2026 Resmi Dibuka, Helmi Hasan Ajak Jadikan Budaya Motor Penggerak Ekonomi Bengkulu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp7,93 Miliar di Dinas PUPR, Jadi Catatan di Balik Raihan WTP 

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:17 WIB

Bengkulu Pertahankan WTP ke-9 Berturut-turut, Helmi Hasan Pastikan Seluruh Temuan BPK Dituntaskan

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:26 WIB

Aksi Demo Nasional Ramai, Bengkulu Masih Sepi, Penggiat HAM Soroti Peran Mahasiswa

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:53 WIB

CV Mandiri Sejahtera Akan Hadirkan Hasil Perhitungan Bersama Latifa di Sidang Perdata

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:38 WIB

Polda Bengkulu Bongkar Praktik Jual Beli Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Terancam Denda Rp100 Miliar

Berita Terbaru