BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Tiga Hari di Bengkulu, Masyarakat Diminta Waspada

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 07:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBARIMETER –  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Stasiun Klimatologi Fatmawati Seokarno Bengkuku, mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Provinsi Bengkulu selama tiga hari ke depan, mulai 19 hingga 21 Desember 2025. Peringatan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif menghadapi dampak hidrometeorologi yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Melalui Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu, BMKG menjelaskan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Bengkulu saat ini cukup mendukung terbentuknya awan hujan.  Cuaca tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas konvektif serta kelembapan udara yang relatif tinggi di lapisan bawah atmosfer.

“Selama periode 19–21 Desember, potensi hujan sedang hingga lebat terjadi secara merata di sejumlah kabupaten dan kota di Bengkulu. Hujan dapat disertai petir dan angin kencang dalam durasi singkat,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Dalam peta peringatan dini yang dirilis BMKG, wilayah Kabupaten Lebong, Rejang Lebong, dan Kepahiang masuk dalam kategori waspada, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara berulang selama tiga hari berturut-turut. Meski tidak masuk kategori ekstrem, hujan di wilayah ini tetap berpotensi memicu genangan air di kawasan permukiman dan jalan-jalan penghubung antarwilayah.

Baca Juga :  Kebakaran Belum Usai, Gudang Snack Bumi Ayu Diduga Dijarah: 12 Orang Diamankan Polisi

Sementara itu, tingkat kewaspadaan lebih tinggi ditetapkan untuk wilayah Mukomuko, Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kaur. Daerah-daerah tersebut berada pada level siaga, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. BMKG menilai intensitas hujan di wilayah ini dapat meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang, terutama di daerah dengan kontur berbukit dan sistem drainase yang kurang memadai.

Kendati demikian, BMKG memastikan bahwa hingga saat ini belum ada wilayah di Provinsi Bengkulu yang masuk dalam kategori awas atau hujan ekstrem. Meski begitu, masyarakat diminta tidak lengah, mengingat perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat dan dinamis.

Baca Juga :  Pemprov Bengkulu Gelar Apel Siaga, Antisipasi Dampak Siklon Tropis 91S

Selain hujan lebat, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang yang dapat terjadi hampir di seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu selama periode yang sama. Kondisi ini berisiko mengganggu aktivitas pelayaran, nelayan, serta masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan daerah terbuka.

Menanggapi peringatan tersebut, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Warga yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor diminta untuk memantau kondisi lingkungan sekitar, menjaga saluran air tetap lancar, serta menghindari aktivitas di lokasi-lokasi berisiko saat hujan deras berlangsung.

BMKG juga mengingatkan nelayan dan pelaku transportasi laut untuk lebih berhati-hati, mengingat angin kencang dapat memicu gelombang tinggi di perairan Bengkulu.

Dengan memasuki puncak musim hujan, peringatan dini ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan bersama menjadi kunci. Cuaca boleh tak menentu, tetapi kesiapsiagaan diharapkan tetap terjaga.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB