Bulog Bengkulu Turun ke Sawah, Gabah Petani Dibeli Rp6.500 per Kg

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Perum Bulog Kantor Wilayah Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional. Pada tahun 2026 ini, Bulog mendapat amanah dari pemerintah untuk menyerap gabah dan beras petani setara beras sekitar 4 juta ton secara nasional, dengan harga Gabah Kering Panen (GKP) Rp6.500 per kilogram dan beras Rp12.000 per kilogram.

Di Bengkulu, kebijakan ini mulai dirasakan langsung oleh para petani. Bulog turun langsung ke sawah menyerap hasil panen petani dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi petani dari anjloknya harga gabah saat musim panen raya.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, SE, QIA, mengatakan penyerapan gabah bukan hanya soal memenuhi stok pangan, tetapi juga menjaga semangat petani agar tetap produktif.

“Kami tidak hanya melihat gabah sebagai komoditas, tapi sebagai hasil kerja keras petani. Dengan harga Rp6.500 per kilogram, kami ingin memastikan petani mendapat nilai yang pantas agar mereka tetap semangat bertani,” ujar Dody saat meninjau langsung lokasi penyerapan gabah di area persawahan.

Baca Juga :  Aktivis dan Pelajar Bentangkan Spanduk Tolak Tambang “Pulihkan Pondok Kelapa”

Menurutnya, fluktuasi harga pasar sering membuat petani berada pada posisi lemah. Karena itu, Bulog hadir sebagai penyangga harga agar petani tidak dirugikan. Program serap gabah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional.

Tidak hanya bekerja sendiri, Bulog Bengkulu menggandeng berbagai pihak dalam menjalankan program ini. Mulai dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, TNI melalui Babinsa, Polri melalui Bhabinkamtibmas, hingga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Dinas Pertanian.

Kolaborasi ini bertujuan memastikan proses penyerapan berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan pemerintah. Salah satu perhatian utama adalah memastikan usia panen padi sudah cukup sehingga kualitas gabah tetap baik saat digiling menjadi beras.

Baca Juga :  Samsat Desa Resmi Diluncurkan, Gubernur Helmi Hasan Dekatkan Layanan Pajak ke Warga Seluma

“Peran PPL sangat penting untuk memberikan edukasi kepada petani dan kelompok tani agar memanen padi di usia yang tepat. Ini demi menjaga kualitas beras yang nanti dikonsumsi masyarakat,” jelas Dody.

Selain itu, Bulog Bengkulu juga telah menyiapkan tim lapangan khusus serap gabah serta menjalin kerja sama dengan unit penggilingan padi. Tujuannya agar proses administrasi dan distribusi berjalan cepat, sehingga petani bisa segera menerima hasil penjualan tanpa prosedur rumit.

Dody berharap kondisi cuaca yang baik dan curah hujan yang merata di Bengkulu dapat mendukung hasil panen yang optimal tahun ini. Dengan hasil panen yang baik dan penyerapan maksimal, kesejahteraan petani meningkat dan stok pangan nasional tetap terjaga.

Program serap gabah Bulog ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi tantangan pangan. Kehadiran Bulog di tengah petani menjadi simbol perlindungan, kepastian harga, dan harapan bagi masa depan pertanian Indonesia.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Pelindo Siapkan 215 Hektar Kawasan Industri Pulau Baai, Bengkulu Bidik Lonjakan Investasi
Rejang Lebong Dipilih, SMA Garuda Segera Dibangun Tahun Ini
Menhan RI Rencanakan 10 Batalyon di Bengkulu, Perkuat Pertahanan Daerah
Jangan Pecat PPPK, DPRD Sarankan Geser Belanja Penghasilan Pegawai ke Belanja Barang dan Jasa
Gubernur Helmi Hasan Larang Bupati dan Walikota PHK PPPK, Tegaskan Daerah Harus Lindungi Tenaga PPPK
Investor Masuk Pulau Baai, Sinyal Kebangkitan Kawasan Industri Mulai Terlihat
Pemprov Reshuffle 54 Pejabat, Ini Daftar Lengkap dan Pesan di Baliknya
Ribuan Personel Polda Bengkulu Bersihkan 38 Spot Wisata Sekaligus
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:24 WIB

Pelindo Siapkan 215 Hektar Kawasan Industri Pulau Baai, Bengkulu Bidik Lonjakan Investasi

Kamis, 2 April 2026 - 18:18 WIB

Rejang Lebong Dipilih, SMA Garuda Segera Dibangun Tahun Ini

Rabu, 1 April 2026 - 18:46 WIB

Menhan RI Rencanakan 10 Batalyon di Bengkulu, Perkuat Pertahanan Daerah

Rabu, 1 April 2026 - 16:57 WIB

Jangan Pecat PPPK, DPRD Sarankan Geser Belanja Penghasilan Pegawai ke Belanja Barang dan Jasa

Rabu, 1 April 2026 - 15:44 WIB

Gubernur Helmi Hasan Larang Bupati dan Walikota PHK PPPK, Tegaskan Daerah Harus Lindungi Tenaga PPPK

Berita Terbaru

Bengkulu

Rejang Lebong Dipilih, SMA Garuda Segera Dibangun Tahun Ini

Kamis, 2 Apr 2026 - 18:18 WIB