Ditinggal di Bawah Jembatan, Bayi Perempuan Ini Bertahan Hidup. Polisi Amankan Diduga Orangtua Bayi.

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Suasana pagi yang biasanya lengang di Desa Padang Kedondong, Kecamatan Tanjung Kemuning, mendadak berubah mencekam. Tepat pukul 06.10 WIB, Rabu (14/1/2026), warga dikejutkan oleh penemuan seorang bayi perempuan yang tergeletak tanpa busana di bawah Jembatan Padang Guci, wilayah Kabupaten Kaur. Bayi mungil itu ditemukan dalam kondisi hidup, sebuah keajaiban yang membuat warga terdiam sekaligus marah.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh Narwan (40), warga yang tinggal tak jauh dari jembatan. Sejak subuh, Narwan merasa ada yang janggal. Ia melihat seorang pengendara sepeda motor mondar-mandir di area sekitar jembatan, berhenti beberapa saat, lalu pergi tergesa-gesa. Rasa curiga itulah yang akhirnya mendorong Narwan turun ke bawah jembatan.

Apa yang dilihatnya membuat langkahnya terhenti. Di dekat tumpukan sampah, terbaring seorang bayi perempuan tanpa sehelai kain pun yang melindungi tubuhnya. Tangisan lirih bayi itu menjadi satu-satunya tanda kehidupan di pagi yang dingin.

Baca Juga :  Dua Periode Gagal Rebut Pimpinan DPRD Kota, Ketua Terpilih Mardensi Kini Dipasangi Target Besar 

“Saya kaget dan langsung gemetar. Bayinya masih hidup,” ujar Narwan kepada warga sekitar.

Narwan segera memanggil warga lainnya. Dalam waktu singkat, kerumunan terbentuk. Sebagian warga mencoba menenangkan bayi tersebut dengan kain seadanya, sementara yang lain segera menghubungi pihak kepolisian. Situasi yang semula hening berubah menjadi penuh emosi—antara iba, marah, dan tak percaya.

Tak lama berselang, aparat kepolisian dari Polsek Tanjung Kemuning tiba di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati. Bayi tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Tanjung Kemuning untuk mendapatkan perawatan medis. Keputusan cepat itu dinilai menyelamatkan nyawa sang bayi.

Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernanda melalui Kapolsek Tanjung Kemuning IPTU Priyanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan kondisi bayi dalam keadaan sehat dan stabil.

“Benar, telah ditemukan seorang bayi perempuan di bawah jembatan. Bayi sudah dievakuasi dan kini dirawat intensif di puskesmas,” ujarnya singkat.

Tidak membutuhkan waktu yang lama juga viral di sosial media ada seorang perempuan yang terbaring di Ruang Rumah Manna Bengkulu Selatan yang mengalami pendarahan diduga kuat usai melahirkan, namun tanpa membawa bayi.

Baca Juga :  Konsolidasi ke Bengkulu Utara, Syamsurachman Sambangi Kediaman Wabup dan DPD Partai Golkar

Bermodalkan informasi tersebut, Polis langsung mengamankan Diduga kuat orang tua Bayi malang tersebut, yang berinisial PA (23 tahun), serta seorang pria yang sangat diduga sebagai ayah biologis anak tersebut.

Penahanan dilakukan setelah penyelidikan mendalam menyusul penemuan bayi. PA diketahui berasal dari Kecamatan Tanjung Kemuning,

Polisi menyatakan bahwa tim sedang membawa kedua tersangka kembali ke Kaur untuk interogasi lebih lanjut.

“Keduanya saat ini dijemput petugas dari Rumah Sakit Manna Bengkulu Selatan, karena ibu bayi mengalami pendarahan pasca melahirkan,” ujar IPTU Priyanto.

Kasus penemuan bayi ini menambah daftar panjang persoalan sosial yang masih membelit masyarakat. Di balik kisah penyelamatan ini, ada pertanyaan besar tentang tanggung jawab, perlindungan anak, dan peran lingkungan sekitar.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hakim Vonis Latipa 3 Tahun 6 Bulan Penjara, Perintahkan Langsung Ditahan
RSKJ Soeprapto Bertransformasi Menjadi RS Umum Merah Putih
Video Viral Diduga Libatkan Oknum Pejabat Pemprov Bengkulu, Inspektorat Masih Tunggu Pembentukan Tim Pemeriksa
Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Hakim Vonis Latipa 3 Tahun 6 Bulan Penjara, Perintahkan Langsung Ditahan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:40 WIB

RSKJ Soeprapto Bertransformasi Menjadi RS Umum Merah Putih

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Video Viral Diduga Libatkan Oknum Pejabat Pemprov Bengkulu, Inspektorat Masih Tunggu Pembentukan Tim Pemeriksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berita Terbaru

Bengkulu

RSKJ Soeprapto Bertransformasi Menjadi RS Umum Merah Putih

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:40 WIB