DPD RI dan Kementerian Desa Sepakat Luncurkan Program Green Village Nasional

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin dan Mendes Yandri Susanto sepakat menjalankan program Green Village untuk memperkuat ketahanan ekologi desa di seluruh Indonesia.

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin dan Mendes Yandri Susanto sepakat menjalankan program Green Village untuk memperkuat ketahanan ekologi desa di seluruh Indonesia.

BENGKULUBAROMETER – Komitmen menjaga lingkungan hidup dari tingkat paling dasar kembali ditegaskan oleh negara. Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Sultan Baktiar Najamudin bersama Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Yandri Susanto sepakat menjalankan program Green Village (Desa Hijau) sebagai agenda nasional. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekologi desa sekaligus menjawab ancaman perubahan iklim dan bencana alam.

Kesepakatan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026). Acara tersebut dihadiri puluhan ribu kepala desa dari seluruh Indonesia dan menjadi salah satu pertemuan desa terbesar dalam sejarah nasional.

Dalam sambutannya, Sultan Baktiar Najamudin menegaskan bahwa desa memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan bangsa. Menurutnya, desa bukan hanya pusat pembangunan sosial dan ekonomi, tetapi juga benteng utama pelestarian lingkungan hidup.

Baca Juga :  Sidang Kasus Tambang: Sistem e-RKAB Tolak Usulan, Mekanisme Manual Terungkap di Pengadilan

“Desa adalah garda terdepan pembangunan nasional, khususnya dalam ketahanan pangan dan ketahanan ekologi. Jika desa rusak, maka masa depan bangsa juga ikut terancam,” ujar Sultan di hadapan ribuan peserta.

Sebagai lembaga perwakilan daerah, DPD RI memiliki tugas konstitusional untuk mengawal pelaksanaan undang-undang serta memastikan seluruh program prioritas pemerintah berjalan efektif hingga ke tingkat desa. Oleh karena itu, DPD RI memandang program Green Village sebagai langkah konkret yang sejalan dengan kepentingan daerah dan masyarakat desa.

Sultan menjelaskan, konsep Green Village mendorong desa memiliki pola pikir berkelanjutan (green mind) dalam setiap kebijakan dan program pembangunan. Mulai dari pengelolaan hutan desa, perlindungan sumber air, tata ruang ramah lingkungan, hingga penguatan kesadaran masyarakat terhadap ancaman perubahan iklim.

“Di tengah meningkatnya bencana alam, desa tidak bisa lagi membangun dengan cara lama. Kita butuh paradigma baru yang menempatkan alam sebagai mitra, bukan sekadar objek eksploitasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Senator Destita Tinjau Asrama Haji Bengkulu, Pastikan Layanan Jemaah Berjalan Lancar

DPD RI juga mendorong negara untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah desa yang konsisten menjaga kelestarian hutan, pesisir, laut, dan ekosistem darat lainnya. Menurut Sultan, komitmen desa-desa tersebut harus dilindungi dan diperkuat melalui kebijakan nasional.

Program Green Village ini, lanjutnya, juga menjadi bagian dari dukungan DPD RI terhadap agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan ketahanan nasional berbasis lingkungan.

Ke depan, DPD RI bersama Kementerian Desa dan seluruh pemerintah desa akan berkolaborasi merancang kebijakan, pendampingan, serta program konkret agar Green Village tidak berhenti sebagai slogan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.

“Kami ingin desa-desa di Indonesia tumbuh maju, mandiri, dan tetap hijau. Inilah fondasi Indonesia masa depan,” tutup Sultan.

Berita Terkait

Pelindo Benahi Jalan Pelabuhan Bengkulu, Jalur Logistik Diperkuat
Jurnalis Bengkulu Gelar Aksi Solidaritas, Desak Basarnas Perpanjang Pencarian Lima Wartawan Hilang di Selat Sunda
Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan
Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional
Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak
Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku
Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi
Bank Bengkulu Paparkan Capaian Positif, Dividen dan Kontribusi Pajak Terus Meningkat
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:51 WIB

Pelindo Benahi Jalan Pelabuhan Bengkulu, Jalur Logistik Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

Jurnalis Bengkulu Gelar Aksi Solidaritas, Desak Basarnas Perpanjang Pencarian Lima Wartawan Hilang di Selat Sunda

Rabu, 16 September 2026 - 20:34 WIB

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 18:31 WIB

Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak

Berita Terbaru