Festival Tabut 2026 Jadi Mesin Ekonomi Rakyat, UMKM Bengkulu Siap Panen Pengunjung

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Festival Tabut 2026 tidak hanya dipersiapkan sebagai perayaan budaya, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat Bengkulu. Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan perputaran ekonomi meningkat selama pelaksanaan festival yang berlangsung pada 16–26 Juni 2026.

Melalui rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, seluruh pihak diminta memastikan kesiapan festival berjalan maksimal, terutama dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Festival Tabut merupakan salah satu agenda budaya terbesar di Bengkulu yang setiap tahun mampu menarik ribuan pengunjung. Momentum tersebut dinilai sebagai peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan melalui berbagai kegiatan ekonomi.

“Festival Tabut bukan hanya soal budaya, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi. Karena itu seluruh fasilitas pendukung terus dipersiapkan,” kata Herwan.

Pemprov Bengkulu telah menyiapkan anggaran sebesar Rp558 juta untuk mendukung pelaksanaan festival. Sebagian dukungan tersebut juga diarahkan untuk memastikan fasilitas UMKM dapat beroperasi secara optimal selama kegiatan berlangsung.

Di kawasan Sport Center Bengkulu nantinya akan tersedia area bazar dan pameran yang menjadi ruang promosi berbagai produk lokal. Mulai dari kuliner khas Bengkulu, kerajinan tangan, produk kreatif, hingga hasil usaha masyarakat lainnya.

Baca Juga :  Pemprov Bengkulu Gelar Apel Siaga, Antisipasi Dampak Siklon Tropis 91S

Pemerintah berharap kehadiran wisatawan dari berbagai daerah dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan penjualan pelaku usaha lokal.

Pengalaman dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya menunjukkan Festival Tabut mampu menciptakan perputaran ekonomi yang cukup besar. Hotel, penginapan, restoran, transportasi, hingga pedagang kecil biasanya merasakan peningkatan aktivitas selama festival berlangsung.

Karena itu, tahun ini Pemprov Bengkulu berupaya menghadirkan festival yang lebih menarik agar jumlah pengunjung semakin meningkat.

Selain prosesi adat yang menjadi daya tarik utama, festival juga akan diisi berbagai pertunjukan seni, hiburan rakyat, dan kegiatan pendukung lainnya. Kombinasi tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih lama berada di lokasi festival sehingga aktivitas ekonomi ikut tumbuh.

Dalam rapat koordinasi, event organizer melaporkan kesiapan penataan area kegiatan termasuk lokasi UMKM. Penataan dilakukan agar pengunjung dapat dengan mudah mengakses berbagai produk yang dipamerkan.

Aspek kebersihan dan kenyamanan kawasan juga menjadi perhatian penting. Pemerintah tidak ingin pengunjung merasa terganggu selama menikmati rangkaian acara.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Kajati Bengkulu Saiful Bahri Siregar Siap Perkuat Penegakan Hukum

Menurut Herwan, Festival Tabut merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Bengkulu kepada wisatawan. Jika dikelola dengan baik, kegiatan ini dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi pelaku usaha lokal.

Di sisi lain, pemerintah juga menggandeng berbagai pihak untuk mendukung kelancaran kegiatan. Unsur keamanan, kesehatan, dan kebersihan telah menyatakan kesiapan masing-masing sehingga pelaksanaan festival dapat berlangsung aman dan nyaman.

Festival Tabut yang masuk dalam Kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) juga memberikan nilai tambah tersendiri. Status tersebut membuat promosi festival lebih luas dan membuka peluang kunjungan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagi pelaku UMKM, kondisi ini tentu menjadi peluang emas. Mereka dapat memanfaatkan keramaian festival untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah.

Pemprov Bengkulu optimistis Festival Tabut 2026 akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dengan persiapan yang semakin matang dan dukungan seluruh pihak, Festival Tabut diharapkan menjadi ajang budaya yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Bengkulu.

Berita Terkait

Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Rp 6,8 Miliar, Latifah Mantan Admin Keuangan Diadili
DPRD Bengkulu Minta PKS Naikkan Harga TBS Sesuai Ketetapan Pemerintah
DPRD Sidak RSUD M. Yunus, Teuku Zulkarnain Soroti Fasilitas dan Utang Obat Rp60 Miliar
Satpol PP Amankan Belasan Remaja Putri di Pantai Panjang
Alur Pulau Baai Membaik, 206 Pelayaran Bengkulu–Enggano Berjalan Lancar Selama 6 Bulan
Babinsa Koramil Lais Kawal Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Pagaruyung, Akses Warga Segera Makin Lancar
BPJS Kesehatan Bengkulu Tunjukkan Komitmen, Rumah Sakit Dibayar Tepat Waktu Sesuai Aturan
Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Pagar Ruyung Hampir Rampung, Akses Warga Segera Lebih Mudah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:41 WIB

Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Rp 6,8 Miliar, Latifah Mantan Admin Keuangan Diadili

Senin, 8 Juni 2026 - 18:57 WIB

DPRD Bengkulu Minta PKS Naikkan Harga TBS Sesuai Ketetapan Pemerintah

Senin, 8 Juni 2026 - 18:39 WIB

DPRD Sidak RSUD M. Yunus, Teuku Zulkarnain Soroti Fasilitas dan Utang Obat Rp60 Miliar

Senin, 8 Juni 2026 - 18:00 WIB

Satpol PP Amankan Belasan Remaja Putri di Pantai Panjang

Senin, 8 Juni 2026 - 17:44 WIB

Alur Pulau Baai Membaik, 206 Pelayaran Bengkulu–Enggano Berjalan Lancar Selama 6 Bulan

Berita Terbaru

Bengkulu

Satpol PP Amankan Belasan Remaja Putri di Pantai Panjang

Senin, 8 Jun 2026 - 18:00 WIB