BENGKULUBAROMETER – Momentum bersejarah tercipta di Provinsi Bengkulu. Untuk pertama kalinya, Festival Yo Botoi-Botoi digelar dan langsung mendapat perhatian khusus dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan. Dukungan tersebut disampaikan secara virtual dari Jakarta, namun tak mengurangi makna dan semangat yang dirasakan masyarakat Kota Bengkulu.
Festival Yo Botoi-Botoi disebut sebagai festival pertama di dunia dengan konsep yang mengangkat filosofi kebahagiaan, kebersamaan, dan persatuan. Kehadirannya menjadi bukti bahwa kreativitas lokal Bengkulu mampu melahirkan event unik yang belum pernah ada sebelumnya.
Dalam pesan singkatnya, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan festival tersebut. Menurutnya, Festival Yo Botoi-Botoi bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi simbol kebangkitan kreativitas masyarakat Bengkulu.
“Ini bukan hanya acara seremonial, tetapi bentuk ekspresi kebersamaan dan persatuan masyarakat Bengkulu,” ujar Helmi Hasan.
Ia juga menekankan bahwa festival seperti ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas daerah. Bengkulu, kata dia, tidak hanya dikenal melalui sejarah dan alamnya, tetapi juga melalui kreativitas warganya yang mampu melahirkan ide-ide segar.
Gubernur Bengkulu itu juga mengingatkan seluruh peserta dan pengunjung untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan selama festival berlangsung. Menurutnya, kebahagiaan sejati hanya dapat dirasakan jika masyarakat saling menghormati dan menjaga keharmonisan.
“Kepada seluruh yang hadir, tetap jaga persatuan dan kesatuan. Teruslah berbuat kebaikan,” pesannya.
Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Pemerintah Kota Bengkulu beserta seluruh panitia yang telah menginisiasi dan menyiapkan festival ini dengan matang. Helmi Hasan berharap Festival Yo Botoi-Botoi tidak berhenti sebagai acara tahunan semata, tetapi bisa berkembang menjadi ikon budaya dan pariwisata Bengkulu.
Ia menilai, festival dengan konsep kebahagiaan memiliki daya tarik tersendiri, terutama di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis dan penuh tantangan. Kehadiran event semacam ini diyakini mampu menjadi ruang pelepas penat sekaligus mempererat hubungan sosial.
“Pastikan setiap yang hadir datang dengan rasa bahagia, dan pulang dengan perasaan yang jauh lebih bahagia,” tutupnya.
Festival Yo Botoi-Botoi diharapkan menjadi pemantik lahirnya berbagai inovasi event kreatif di Bengkulu. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, Bengkulu berpeluang menjadi salah satu daerah rujukan penyelenggaraan festival unik di Indonesia.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









