BENGKULUBAROMETER – Desa Pondok Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, kini memiliki “rumah baru” bagi penguatan ekonomi warganya. Pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah rampung 100 persen dan siap difungsikan dalam waktu dekat.
Gedung koperasi yang berdiri kokoh di pusat desa itu diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Tidak hanya sebagai tempat simpan pinjam, koperasi ini disiapkan menjadi pusat aktivitas usaha produktif warga.
Kepala Desa Pondok Kelapa, Alamsyah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas tuntasnya pembangunan gedung tersebut. Menurutnya, kehadiran KDKMP merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi desa.
“Saya atas nama pemerintah desa mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat. Ini bukti perhatian nyata terhadap desa,” ujar Alamsyah.
Ia menegaskan, keberadaan gedung koperasi yang representatif ini akan membuka peluang besar bagi masyarakat. Selama ini, warga membutuhkan fasilitas ekonomi yang layak untuk mengembangkan usaha.
“Dengan selesainya pembangunan KDKMP ini, desa kami kini memiliki fasilitas ekonomi baru. Harapan kami, segera dilakukan serah terima agar bisa langsung dikelola secara optimal,” tambahnya.
Alamsyah optimistis koperasi ini dapat menjadi lokomotif percepatan pembangunan desa. Ia ingin agar koperasi dikelola secara profesional oleh staf yang kompeten, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu, Letkol Inf. Edi Wibowo, yang turut meninjau pembangunan tersebut, mengapresiasi proses pengerjaan yang melibatkan banyak pihak.
“Kami berharap koperasi ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat. Pembangunannya dilakukan secara swakelola, melibatkan pemerintah desa, staf koperasi, dan masyarakat. Ini menjadi nilai tambah,” kata Edi.
Menurutnya, metode swakelola membuat warga merasa memiliki. Dengan begitu, rasa tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkan koperasi akan tumbuh secara alami.
Ia juga mendorong pengurus koperasi agar tidak berhenti pada aktivitas jual beli semata. Koperasi, kata dia, harus mampu menjadi wadah distribusi hasil bumi dan kerajinan warga.
“Koperasi ini jangan hanya jadi tempat transaksi biasa. Jadikan sebagai pusat penampungan hasil pertanian dan produk masyarakat, agar perputaran ekonomi tetap di desa,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, KDKMP Pondok Kelapa diharapkan menjadi contoh keberhasilan penguatan ekonomi desa di Bengkulu Tengah.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









