Jasad Nelayan Korban Kapal Karam di Pantai Pasir Putih Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 20:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Operasi pencarian korban kecelakaan kapal nelayan yang karam di Pantai Pasir Putih, Kota Bengkulu, akhirnya membuahkan hasil. Pada hari ketiga pencarian (H.3), Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Korban diketahui bernama Ujang Kidik (63), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Selasa, 7 April 2026 sekitar pukul 17.10 WIB. Jasad korban ditemukan sejauh kurang lebih 3,53 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, satu korban lainnya, Berry (43), sebelumnya telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Baca Juga :  Kejati Kembali Terima Uang Kerugian Negara Rp1,17 Miliar, Terus Kejar Pemulihan Kas Negara

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polresta Bengkulu, TNI AL, Polairud Polda Bengkulu, BPBD Kota Bengkulu, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Tagana, PMI, SAKA SAR, serta masyarakat setempat.

Dalam proses pencarian, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan, seperti perahu karet (LCR), rigid buoyancy boat (RBB), kendaraan operasional, peralatan komunikasi SAR, drone pemantau udara, hingga perlengkapan medis.

Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu, Mega, menyampaikan bahwa keberhasilan tim SAR menemukan korban merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Alhamdulillah, pada hari ketiga operasi, korban terakhir atas nama Ujang Kidik berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi kami usulkan untuk ditutup,” ujar Mega.

Ia menjelaskan, proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran laut menggunakan perahu SAR serta pemantauan udara menggunakan drone guna memperluas jangkauan pencarian.

Baca Juga :  Bupati Lebong Kembali Ekspedisi ke Telaga Puteri Tujuh Warna untuk Ketiga Kalinya

“Selama tiga hari operasi, tim SAR gabungan melakukan pencarian secara maksimal, baik melalui jalur laut maupun pemantauan udara. Kondisi cuaca yang cukup bersahabat juga sangat membantu proses pencarian,” jelasnya.

Mega juga mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur yang turut membantu proses pencarian, mulai dari TNI, Polri, hingga masyarakat setempat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu. Sinergi ini sangat penting dalam setiap operasi kemanusiaan seperti ini,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada para nelayan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, termasuk memantau kondisi cuaca dan melengkapi perlengkapan keselamatan.

“Kami mengimbau kepada seluruh nelayan untuk selalu waspada, memastikan kondisi kapal layak, serta memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut, guna menghindari kejadian serupa,” tutup Mega.

Berita Terkait

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran
Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:54 WIB

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Kamis, 5 November 2026 - 17:36 WIB

Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran

Kamis, 5 November 2026 - 17:02 WIB

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Berita Terbaru