BENGKULUBAROMETER – Upaya mendukung ketahanan pangan terus digencarkan berbagai pihak, termasuk oleh jajaran TNI. Terbaru, Yonif TP 847/VS sukses melaksanakan kegiatan pemanenan semangka dengan hasil melimpah, mencapai sekitar 5 ton.
Kegiatan panen tersebut berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026, di lahan pertanian milik Yonif TP 847/VS. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, dan tanpa kendala berarti hingga selesai pada malam hari.
Dalam kegiatan ini, hadir sejumlah perwira di antaranya Wadanyonif TP 847/VS Kapten Inf Ahmad Rizaldi, S.T.Han, Pasiintel Letda Czi Muh. Fadli, S.Tr.(Han), serta Danki Kompi Pertanian Letda Inf M. Suhad yang memimpin langsung jalannya panen bersama sekitar 30 personel.
Proses pemanenan dimulai sekitar pukul 10.40 WIB dan dilakukan secara bertahap. Menjelang malam, sekitar pukul 22.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai dalam kondisi aman dan terkendali.
Dari hasil panen tersebut, diperoleh sekitar 5 ton semangka yang terdiri dari dua jenis, yakni semangka nonbiji dan semangka inul. Capaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan lahan pertanian oleh Yonif TP 847/VS berjalan dengan baik dan optimal.
Keberhasilan panen ini tidak lepas dari perencanaan yang matang serta koordinasi yang solid antar personel di lapangan. Setiap tahapan, mulai dari pemanenan hingga distribusi hasil, dilakukan secara sistematis dan terorganisir.
Selain itu, keterlibatan personel dalam jumlah cukup dan pembagian tugas yang jelas menjadi faktor penting yang mendukung kelancaran kegiatan. Hal ini sekaligus membuktikan kesiapan satuan dalam menjalankan program ketahanan pangan secara mandiri.
Secara umum, kegiatan ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana institusi TNI turut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Pemanfaatan lahan yang produktif di lingkungan satuan dinilai mampu memberikan kontribusi positif, baik dari sisi ekonomi maupun ketersediaan pangan.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus dipertahankan dan ditingkatkan. Beberapa aspek teknis seperti pemeliharaan tanaman, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit perlu menjadi perhatian guna meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil panen.
Evaluasi secara berkala juga dinilai penting untuk mengetahui kendala yang mungkin terjadi di lapangan. Dengan demikian, langkah perbaikan dapat segera dilakukan untuk hasil yang lebih maksimal pada masa mendatang.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan manajemen yang baik, program pertanian di Yonif TP 847/VS berpotensi menjadi salah satu unggulan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.









