Pelindo Bereskan Masalah Alur, Pengguna Jasa Tak Lagi Menunggu Pasang Surut

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dibawah kepemimpinan GM PT Pelindo Regional 2 Bengkulu yang baru saat ini kondisi alur membaik

Dibawah kepemimpinan GM PT Pelindo Regional 2 Bengkulu yang baru saat ini kondisi alur membaik

BENGKULUBAROMETER — Gelombang perubahan di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu mulai benar-benar terasa. Para pengguna jasa pelayaran, yang selama ini bergantung pada pasang surut untuk keluar dan masuk pelabuhan, karena permasalahan pendangkalan alur, kini merasakan kenyamanan baru setelah normalisasi alur pelayaran dikerjakan secara serius oleh PT Pelindo Regional 2 Bengkulu.

Ketua DPC Indonesian National Shipowner’s Association (INSA) Bengkulu, Rela Sumadiyana, mengatakan bahwa pembenahan alur pelayaran bukan hanya sekadar proyek, tetapi menjadi jawaban atas tuntutan panjang para pelaku jasa maritim.

Menurut Rela, kedalaman alur yang kini mencapai 6,5 meter membuat kapal-kapal dapat beroperasi lebih fleksibel, tanpa lagi dihantui persoalan draft dan limitasi waktu.

“Sekarang drop muatan jauh lebih maksimal. Alur mencapai 6,5 meter, load factor sudah 100 persen. Yang paling penting, kapal tidak perlu lagi menunggu air pasang untuk keluar masuk,” ujarnya dengan nada lega.

Rela menyebutkan sejumlah jenis kapal, mulai dari kapal tumpang, kontainer, kapal PT Pertamina, kapal SDP, hingga kapal Gano, kini dapat bergerak lebih lancar berkat peningkatan kualitas alur. Bagi INSA dan para operator kapal, perubahan ini terasa sebagai peningkatan kenyamanan yang signifikan.

Baca Juga :  Utang RSUD M Yunus Bengkulu Tembus Rp60 Miliar, BPKP Ingatkan Pelayanan Pasien Bisa Terganggu

“Dengan progres alur yang semakin membaik, kami sangat bersyukur. Apresiasi besar untuk KSOP, penghulu, Pelindo Regional 2, hingga seluruh tim teknis. Mereka bekerja bukan hanya di atas kertas, tetapi di lapangan,” katanya.

Ia menilai penerbitan surat resmi dari KSOP terkait peningkatan layanan pelayaran menjadi bukti bahwa perbaikan alur memang dilakukan secara terukur dan berbasis kajian teknis.

Dari sisi otoritas pelabuhan, Pelindo Regional 2 Bengkulu memastikan bahwa upaya peningkatan alur bukan pekerjaan sekali selesai. Pemeriksaan kondisi dasar laut, peninjauan kedalaman, dan evaluasi jalur kapal dilakukan secara rutin.

Manager Komersial Pelindo Bengkulu, Coki Sitomorang, menegaskan bahwa proyek pengerukan alur merupakan bagian dari strategi jangka panjang.

Baca Juga :  Residivis 9 Kali Kembali Beraksi, Diduga Pelaku Diringkus Hanya 5 Jam Setelah Beraksi

“Perbaikan alur ini membuka peluang bagi kapal dengan draft lebih dalam untuk dilayani secara optimal. Efisiensi pengangkutan muatan meningkat drastis, dan kondisi akses pelayaran kini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Coki, Pelindo melihat peningkatan alur pelayaran sebagai fondasi bagi pelayanan kepelabuhanan yang lebih kompetitif di masa mendatang.

Efeknya langsung terasa pada kelancaran distribusi barang. Kapal kontainer tidak lagi menumpuk, antrian kapal menurun, dan biaya operasional dapat ditekan karena tidak ada lagi keterlambatan akibat menunggu air pasang.

Sektor logistik Bengkulu pun diproyeksikan menikmati keuntungan jangka panjang. Dengan alur yang stabil dan aman, Pelabuhan Pulau Baai bisa menjadi simpul penting dalam jalur perdagangan Sumatra bagian selatan.

Peningkatan ini sekaligus menegaskan komitmen Pelindo Regional 2 Bengkulu menghadirkan layanan kepelabuhanan yang aman, andal, serta sesuai standar operasional yang berlaku secara nasional.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Kasus Korupsi PLTA Musi, Jaksa Sebut Keterangan Ahli Terdakwa Sejalan dengan Dakwaan
Enam Kantor Perusahaan Di Bengkulu Digeledah Kejati, Dugaan Korupsi Pelabuhan Pulau Baai
Polda Bengkulu Ungkap 15 Kasus BBM Subsidi, 12 Ton BBM Disita
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan

Berita Terbaru