Terbukti? Proyek Perpipaan Air Bersih di Lebong Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi (JD) dan Sambungan Rumah (SR) Perpipaan Air Bersih di Kabupaten Lebong, Jumat (7/11/25). (foto: Aan Ade Putrabengkulubarometer.com/)

Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi (JD) dan Sambungan Rumah (SR) Perpipaan Air Bersih di Kabupaten Lebong, Jumat (7/11/25). (foto: Aan Ade Putrabengkulubarometer.com/)

Lebong – Indikasi pelanggaran spesifikasi teknis dan adanya pembiaran oleh pihak terkait dalam pelaksanaan tiga paket Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi (JD) dan Sambungan Rumah (SR) Perpipaan Air Bersih di Kabupaten Lebong semakin terungkap, Jumat (7/11/25).

Fakta tersebut terkuak saat dilakukan pengecekan langsung terhadap volume pekerjaan galian oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-Hub) Lebong, bersama kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta Tim Pendampingan Proyek Strategis Daerah (PSD) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pada seluruh titik pengecekan ditemukan kekurangan volume pekerjaan galian. Untuk proyek Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Air Saringan, rata-rata kekurangan volume galian pipa berdiameter 3 inchi mencapai sekitar 22 cm, sedangkan pipa berdiameter 2 inchi sekitar 20 cm. Sementara itu, pada proyek Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Air Udik, kekurangan volume galian pipa 3 inchi rata-rata mencapai 20 cm, dan untuk pipa 2 inchi sekitar 15 cm.

Baca Juga :  Korem 041/Gamas Kirim Empat Truk Bantuan ke Sumbar: Bukti Nyata Kepedulian dan Respons Cepat TNI Hadapi Bencana

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Ferdi Afrian, membenarkan adanya kekurangan volume pekerjaan galian tersebut.

“Rata-rata minus. Di paket Air Bulok, untuk pipa diameter 3 inchi, volume galian rata-rata hanya 0,38 meter, sedangkan untuk pipa 2 inchi hanya 0,35 meter,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Bank Raya Luncurkan Fitur Uang Saku, Dorong Literasi Finansial Anak Sejak Usia Sekolah

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR-Hub Lebong, Ifan Raider, ST, juga menegaskan bahwa hasil pengecekan lapangan menunjukkan pekerjaan galian tidak memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, kedalaman pekerjaan galian memang tidak sesuai spesifikasi. Untuk pipa 2 inchi, kedalamannya hanya berkisar 20 hingga 30 cm, padahal sesuai ketentuan harus 50 cm. Sedangkan galian pipa 3 inchi hanya sekitar 30–45 cm, seharusnya 60 cm,” ungkap Ifan Raider.

Pihak Dinas PUPR-Hub Lebong telah menginstruksikan kontraktor pelaksana untuk segera melakukan penggalian ulang agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku.

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru