PH Minta Hakim Jelaskan Lagi Teguran Jangan Ada yang Temui Majelis di Luar Persidangan

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bengkulu menegaskan bahwa peringatan agar tidak ada pihak yang menemui hakim di luar persidangan berlaku untuk seluruh pihak yang terlibat dalam proses hukum.

Penegasan itu disampaikan dalam sidang lanjutan perkara dugaan penggelapan dana CV Pupuk senilai sekitar Rp6,8 miliar dengan terdakwa Latifa Tusa’diah, Selasa, 14 Juli 2026.

Sebelumnya, pada sidang Senin, 13 Juli 2026, majelis hakim menyampaikan peringatan agar tidak ada pihak yang mengatasnamakan hakim maupun berupaya menemui majelis di luar persidangan. Sidang saat itu ditunda karena salah seorang anggota majelis hakim berhalangan hadir akibat sakit, sehingga agenda pemeriksaan terdakwa dijadwalkan ulang.

Sebelum pemeriksaan terdakwa dimulai pada sidang lanjutan, penasihat hukum Latifa meminta majelis hakim menjelaskan kembali maksud dari peringatan tersebut.

Baca Juga :  Pelindo Siapkan 215 Hektar Kawasan Industri Pulau Baai, Bengkulu Bidik Lonjakan Investasi

Menurut kuasa hukum, berkembang anggapan di ruang publik bahwa peringatan itu hanya ditujukan kepada pihak pembela, karena ada dugaan yang mengiring isu kearah sana.

Menanggapi permintaan tersebut, hakim anggota Fajar Parmono menegaskan bahwa peringatan itu berlaku tanpa membedakan pihak mana pun yang terlibat dalam perkara.

“Semua yang terlibat dalam persidangan ini, baik pengacara maupun Jaksa Penuntut Umum. Kalau ada yang beranggapan itu hanya untuk pengacara, bukan urusan saya,” ujar Fajar Parmono di hadapan penasihat hukum terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum.

Fajar juga menjelaskan bahwa penyampaian peringatan tersebut bukanlah sesuatu yang baru. Menurutnya, imbauan serupa selalu disampaikan dalam setiap persidangan yang dipimpinnya sebagai bentuk menjaga independensi dan integritas proses peradilan.

Baca Juga :  Helmi Hasan Tegaskan Bengkulu Siap Jalankan Program Presiden Secara Penuh

“Pengacara Anda kan sering sidang dengan saya. Setiap sidang saya selalu sampaikan ini. Tadi juga saya sampaikan di sidang Tipikor,” tegasnya.

Penegasan itu sekaligus memperjelas bahwa larangan melakukan komunikasi dengan hakim di luar mekanisme persidangan merupakan prinsip yang berlaku bagi semua pihak.

Majelis hakim menekankan seluruh proses pembuktian dan penyampaian pendapat harus dilakukan secara terbuka di ruang sidang sesuai ketentuan hukum acara.

Dengan penjelasan tersebut, majelis berharap tidak ada lagi kesalahpahaman mengenai maksud peringatan yang telah disampaikan sebelumnya dan seluruh pihak tetap menjaga profesionalisme selama proses persidangan berlangsung.

Berita Terkait

Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:10 WIB

Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB