Puting Beliung Hantam Rejang Lebong, 30 Rumah Warga Rusak dalam Hitungan Menit

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 15.15 WIB. Akibat kejadian ini, sebanyak 30 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.

Angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu tidak hanya merusak bangunan rumah, tetapi juga menyebabkan sejumlah tiang listrik roboh di sekitar lokasi. Kondisi ini sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Kapolres Rejang Lebong melalui Kasi Humas, AKP M. Hasan Basri, menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan Polsek Selupu Rejang, kerusakan paling parah terjadi di dua dusun.

Baca Juga :  Sebanyak 500 Peserta Ramaikan BPK Fun Run 2025.

“Di Dusun 3 terdapat sekitar 11 rumah warga yang mengalami kerusakan, dengan rincian 6 rumah rusak berat dan 5 rumah rusak ringan. Sementara di Dusun 4, ada 19 rumah terdampak, terdiri dari 10 rumah rusak berat dan 9 rumah rusak ringan,” jelas AKP Hasan Basri saat dikonfirmasi.

Meski kerusakan cukup signifikan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga yang rumahnya terdampak saat ini terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat dan tetangga yang tidak terkena bencana.

“Sementara ini, warga yang terdampak mengungsi ke rumah keluarga atau tetangga terdekat untuk keamanan,” tambahnya.

Pasca kejadian, aparat kepolisian bersama warga langsung turun ke lapangan untuk melakukan gotong royong. Mereka bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan serta memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan.

Baca Juga :  MDLand : Dirgahayu Provinsi Bengkulu, ke 57 Tahun, Semoga Semakin Maju, Rakyat Sejahtera dan Bahagia

Situasi di lokasi berangsur kondusif, meski warga masih diliputi kekhawatiran akan kemungkinan cuaca ekstrem susulan. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait bantuan yang akan diberikan kepada para korban terdampak.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. Warga diimbau untuk segera mencari tempat aman jika terjadi angin kencang serta memastikan lingkungan sekitar tetap aman dari potensi bahaya seperti pohon tumbang atau bangunan rapuh.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Terungkap! Ayah Tiri di Kaur Eksploitasi Anak, Dijual ke Empat Pria
Genjot Ekonomi Rakyat, Program PSR Bengkulu 2026 Targetkan 3.500 Hektare Sawit Diremajakan
Wali Kota Ultimatum Warem, Pantai Panjang Ditertibkan Demi Wisata Bersih
Helmi Hasan Pastikan Proyek 10 Jembatan Garuda Tetap Jalan, Awal Lambat Tapi Terarah
Pelindo Siapkan 215 Hektar Kawasan Industri Pulau Baai, Bengkulu Bidik Lonjakan Investasi
Rejang Lebong Dipilih, SMA Garuda Segera Dibangun Tahun Ini
Menhan RI Rencanakan 10 Batalyon di Bengkulu, Perkuat Pertahanan Daerah
Jangan Pecat PPPK, DPRD Sarankan Geser Belanja Penghasilan Pegawai ke Belanja Barang dan Jasa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 20:33 WIB

Puting Beliung Hantam Rejang Lebong, 30 Rumah Warga Rusak dalam Hitungan Menit

Sabtu, 4 April 2026 - 20:14 WIB

Terungkap! Ayah Tiri di Kaur Eksploitasi Anak, Dijual ke Empat Pria

Sabtu, 4 April 2026 - 14:43 WIB

Genjot Ekonomi Rakyat, Program PSR Bengkulu 2026 Targetkan 3.500 Hektare Sawit Diremajakan

Sabtu, 4 April 2026 - 14:06 WIB

Wali Kota Ultimatum Warem, Pantai Panjang Ditertibkan Demi Wisata Bersih

Jumat, 3 April 2026 - 14:18 WIB

Helmi Hasan Pastikan Proyek 10 Jembatan Garuda Tetap Jalan, Awal Lambat Tapi Terarah

Berita Terbaru