Terungkap! Ayah Tiri di Kaur Eksploitasi Anak, Dijual ke Empat Pria

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Fakta mengejutkan terungkap dari kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Kaur. Seorang ayah tiri berinisial IS (51) diduga tidak hanya melakukan kekerasan seksual terhadap anaknya.

Koran yang masih berusia 12 tahun ini te juga diduga dijual kepada 4 pria lain untuk tujuan eksploitasi.

Kasus ini terbongkar setelah keluarga korban melapor ke pihak kepolisian. Dari hasil penyelidikan, tindakan pelaku berlangsung selama dua tahun, sejak Februari 2024 hingga 2026.

Kasat Reskrim Polres Kaur AKP Tomson Sembiring menjelaskan, pelaku menggunakan berbagai modus untuk melancarkan aksinya.

“Tersangka membujuk korban dengan iming-iming uang jajan, sekaligus mengancam agar korban tidak melawan,” ujarnya.

Dalam praktiknya, IS diduga telah melakukan persetubuhan sebanyak 4 kali dan pencabulan sebanyak 10 kali. Lebih jauh, pelaku juga menawarkan korban kepada pria lain dengan bayaran tertentu.

Baca Juga :  Semua Hiburan Malam Bengkulu Diduga Jual Mihol Tanpa Izin

Empat tersangka lain yang terlibat memiliki peran berbeda. Ada yang melakukan kekerasan dengan ancaman, ada pula yang memanfaatkan situasi setelah ditawari oleh pelaku utama.

Polisi menyebut, kasus ini menunjukkan adanya pola kejahatan sistematis terhadap anak. Karena itu, penanganannya dilakukan secara serius dan menyeluruh.

“Ini kejahatan berat yang merusak masa depan anak. Semua pelaku akan diproses sesuai hukum,” tegas Kapolres.

Ancaman hukuman terhadap para pelaku tidak ringan. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman penjara hingga 15 tahun serta denda miliaran rupiah.

Pengungkapan kasus ini juga menunjukkan pentingnya pengawasan keluarga dan lingkungan sekitar. Anak-anak menjadi kelompok paling rentan ketika berada dalam tekanan atau ancaman.

Baca Juga :  Ditargetkan Cair, Gaji Ke-13 ASN dan P3K Bengkulu Disiapkan Rp60 Miliar

Pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Helmi Hasan terus mendorong penguatan sistem perlindungan anak, termasuk edukasi masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan.

Kasus ini menjadi alarm keras bahwa pelaku kejahatan tidak selalu orang asing. Bahkan bisa berasal dari lingkungan terdekat yang seharusnya memberikan perlindungan.

Saat ini, sebagian berkas perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan. Proses hukum akan terus berjalan hingga seluruh pelaku mendapatkan hukuman setimpal.

Polisi memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan selama proses hukum berlangsung.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak diam jika mengetahui adanya kekerasan terhadap anak.

“Peran masyarakat sangat penting. Laporkan segera jika ada indikasi,” ujar Kapolres.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama.

Berita Terkait

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan
Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional
Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak
Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku
Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi
Bank Bengkulu Paparkan Capaian Positif, Dividen dan Kontribusi Pajak Terus Meningkat
Relawan MBG Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Temukan Dugaan Tanda Kekerasan
SMKN 1 Bengkulu Nekat Study Banding, Dikbud Bengkulu Pastikan Sanksi Tegas
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:34 WIB

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 18:31 WIB

Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak

Selasa, 15 September 2026 - 18:18 WIB

Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku

Senin, 14 September 2026 - 19:46 WIB

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Berita Terbaru

Bengkulu

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 14 Sep 2026 - 19:46 WIB