BENGKULUBAROMETER – Kepolisian Daerah Bengkulu menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh agenda pembangunan daerah tahun 2026. Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 yang digelar di Aula Rupatama Awaludin Djamin Mapolda Bengkulu, Kamis (19/2).
Rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polda Bengkulu, Wakil Gubernur Bengkulu Mian, serta unsur Forkopimda. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam menyukseskan 21 program unggulan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Kapolda Bengkulu, Mardiyono, menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama pembangunan.
“Polda Bengkulu siap menjadi pengawal pembangunan. Kami memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif agar seluruh program pemerintah berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran,” tegas Kapolda.
Ia menambahkan bahwa Polri bukan hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu program prioritas yang menjadi perhatian adalah Program Seribu Jalan Mulus, yang difokuskan pada peningkatan kualitas jalan dan jembatan provinsi. Program ini mendukung distribusi hasil pertanian dan penguatan ketahanan pangan sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Pemprov Bengkulu sendiri mengalokasikan anggaran sebesar Rp477 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan tahun ini. Kapolda menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan serta pengamanan proyek secara maksimal.
“Kami akan mengedepankan langkah preventif, termasuk pengawasan terhadap potensi penyimpangan. Pembangunan harus bersih dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Wakil Gubernur Mian dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa 21 program unggulan Pemprov Bengkulu selaras dengan visi pembangunan nasional. Ia mengapresiasi dukungan penuh Polda Bengkulu.
Rapim 2026 juga membahas isu strategis lain seperti ketahanan pangan, penguatan UMKM, peningkatan pelayanan kesehatan, serta pengembangan desa wisata berbasis alam.
Kapolda menekankan pentingnya komunikasi yang solid antara pemerintah daerah dan aparat keamanan.
“Sinergi adalah kunci. Ketika pemerintah dan aparat keamanan berjalan bersama, maka pembangunan akan lebih cepat, masyarakat lebih sejahtera, dan kepercayaan publik meningkat,” katanya.
Melalui Rapim ini, Polda Bengkulu menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang profesional, modern, dan humanis dalam mendukung pembangunan daerah.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









