BENGKULUBAROMETER – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak, Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu berkolaborasi dengan Puskesmas Cugung Lalang menyalurkan bantuan asupan gizi tambahan. Bantuan ini difokuskan kepada enam balita penderita stunting di wilayah Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang.
Kegiatan penyerahan bantuan dilangsungkan di ruang pertemuan Puskesmas Cugung Lalang. Acara ini dihadiri oleh Asisten Manajer (Asman) Keuangan dan Umum UBP Bengkulu, Pirwan, Kepala Puskesmas Cugung Lalang, Harma Meisty S.SSt, perwakilan Camat Ujan Mas, Kapolsek Ujan Mas, serta para orang tua penerima manfaat.
Sementara enam balita yang mendapat sasaran program ini berasal dari beberapa wilayah. Diantaranya, dua balita dari Desa Tanjung Alam, satu balita dari Desa Cugung Lalang, satu balita dari Desa Pungguk Meranti, dan dua balita dari Desa Pekalongan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis Asisten Manajer (Asman) Keuangan dan Umum UBP Bengkulu, Pirwan. Paket nutrisi yang diberikan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Seperti telur ayam, susu, kacang hijau, serta suplemen vitamin.
Asisten Manajer (Asman) Keuangan dan Umum UBP Bengkulu, Pirwan mengatakan, program ini dirancang secara berkelanjutan, bukan sekadar bantuan satu kali.
Program pemenuhan gizi ini akan dilaksanakan sebanyak delapan kali dengan interval pembagian setiap dua minggu sekali.
“Keberhasilan program ini sangat dipengaruhi oleh komitmen orang tua atau wali,” ujar Pirwan.
Dijelaskannya, program pemenuhan gizi itu diharapkan mampu menurunkan angka stunting di Provinsi Bengkulu. Seperti di Kabupaten Kepahiang.
“Kami berharap makanan tambahan ini benar-benar dikonsumsi secara rutin oleh balita yang membutuhkan, sehingga harapan kita bersama untuk menurunkan angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Cugung Lalang dapat terwujud,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Cugung Lalang Harma Meisty menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan kontribusi nyata dari UBP Bengkulu.
“Kita berharap kolaborasi strategis seperti ini dapat terus berlanjut demi mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi penerus bangsa,” pungkas Herma.
Untuk diketahui, penyaluran bantuan gizi ini merupakan bagian integral dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) UBP Bengkulu tahun 2025. UBP Bengkulu berkomitmen untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung akselerasi upaya pencegahan dan penanganan stunting di Indonesia.









