Wagub Mian Tegur Keras PKS yang Abaikan Kesepakatan Harga Sawit, PT BMK Jadi Sorotan

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Wakil Gubernur Bengkulu Mian menegaskan seluruh perusahaan kelapa sawit harus mematuhi harga tandan buah segar (TBS) yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Perusahaan yang mengabaikan kesepakatan tersebut terancam dilaporkan ke pemerintah pusat.

Penegasan itu disampaikan Mian saat Sosialisasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian TBS Produksi Pekebun Mitra dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh perusahaan yang hadir diminta menandatangani berita acara kesepakatan untuk kembali menerapkan harga TBS sesuai ketetapan Pemprov Bengkulu. Namun, PT Bumi Mentari Karya (BMK) diketahui tidak menandatangani dokumen tersebut.

Baca Juga :  Bukti Alur Sudah Aman, Kapal Peti Kemas Kembali Bersandar di Pulau Baai

Mian mengatakan, pemerintah sengaja mengumpulkan seluruh perusahaan sawit setelah muncul keresahan petani akibat turunnya harga TBS dalam dua pekan terakhir.

Menurutnya, kebijakan pemerintah pusat terkait ekspor CPO melalui satu kanal tidak seharusnya dijadikan alasan untuk menurunkan harga sawit di tingkat petani.

“Ini rapat lanjutan karena masyarakat resah. Kebijakan satu kanal ekspor CPO sebenarnya baik, tetapi jangan sampai disalahartikan lalu harga sawit petani dijatuhkan,” kata Mian.

Ia menjelaskan, Pemprov Bengkulu telah melakukan audiensi ke Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan untuk meminta penjelasan langsung mengenai kebijakan tersebut.

Hasil pertemuan dengan pemerintah pusat, kata Mian, tidak ada kebijakan baru yang menyebabkan harga sawit harus turun.

Baca Juga :  Helmi Hasan Turun ke Lokasi Kebakaran Pengantungan, Pastikan 24 Rumah Terdampak Dapat Bantuan

Bahkan, Wakil Menteri Perdagangan telah menegaskan tidak ada pungutan tambahan dalam tata kelola ekspor CPO sehingga harga TBS petani tidak semestinya mengalami penurunan drastis.

“Harga ekspor masih baik. Tidak ada alasan untuk menekan harga sawit petani,” tegasnya.

Mian menyebut mayoritas perusahaan yang hadir dalam rapat telah sepakat kembali mengikuti harga TBS yang ditetapkan Pemprov Bengkulu.

Namun, perusahaan yang tidak mengikuti kesepakatan akan menjadi perhatian pemerintah.

Ia menegaskan, pemerintah pusat telah meminta laporan terkait perusahaan-perusahaan yang tidak mematuhi kesepakatan bersama.

“Kalau ada perusahaan yang tidak mau mengikuti kesepakatan ini, akan kami laporkan ke pemerintah pusat,” tegas Mian.

Berita Terkait

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan
Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional
Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak
Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku
Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi
Bank Bengkulu Paparkan Capaian Positif, Dividen dan Kontribusi Pajak Terus Meningkat
Relawan MBG Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Temukan Dugaan Tanda Kekerasan
SMKN 1 Bengkulu Nekat Study Banding, Dikbud Bengkulu Pastikan Sanksi Tegas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:34 WIB

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 18:31 WIB

Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak

Selasa, 15 September 2026 - 18:18 WIB

Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku

Senin, 14 September 2026 - 19:46 WIB

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Berita Terbaru

Bengkulu

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 14 Sep 2026 - 19:46 WIB