BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Kota Bengkulu mengambil langkah tegas untuk menata kawasan wisata Pantai Panjang. Warung remang-remang (warem) yang selama ini dianggap meresahkan kini menjadi sasaran utama penertiban.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengeluarkan ultimatum keras kepada para pemilik warem. Mereka diminta segera membongkar bangunannya secara mandiri. Jika tidak, pemerintah memastikan akan melakukan pembongkaran paksa dalam waktu dekat.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Pemkot Bengkulu menilai keberadaan warem telah menyimpang dari fungsi awal kawasan Pantai Panjang sebagai destinasi wisata keluarga. Aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran minuman beralkohol dan praktik negatif lainnya dinilai mencoreng citra daerah.
Sebagai bentuk keseriusan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah turun langsung ke lapangan. Penyisiran dilakukan sejak Jumat pagi, menyasar sejumlah titik yang masih beroperasi meskipun telah diberikan surat peringatan sebelumnya.
Dedy Wahyudi menegaskan, masa toleransi sudah berakhir. Ia meminta seluruh jajaran untuk tidak ragu mengambil tindakan tegas.
“Dalam waktu dekat, warem yang masih membandel akan kita bongkar habis. Tidak ada ruang untuk aktivitas ilegal di kawasan wisata kita,” tegasnya.
Menurutnya, penertiban ini bukan sekadar penegakan aturan, tetapi bagian dari upaya besar membangun wajah baru Kota Bengkulu. Ia ingin Pantai Panjang kembali menjadi tempat yang aman, nyaman, dan layak dikunjungi semua kalangan.
Upaya ini juga selaras dengan arah pembangunan daerah yang digagas oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang menekankan pentingnya pembangunan mental masyarakat dan penguatan sektor pariwisata berbasis nilai religius dan budaya lokal.
Dedy menambahkan, pembiaran terhadap aktivitas negatif hanya akan memperburuk keadaan. Oleh karena itu, tindakan tegas dianggap sebagai solusi terbaik untuk memutus rantai permasalahan.
“Kita tidak ingin citra Kota Bengkulu rusak karena hal-hal seperti ini. Pariwisata harus bersih dan bermartabat,” ujarnya.
Dengan penertiban ini, Pemkot menargetkan perubahan besar di kawasan pesisir. Pantai Panjang diharapkan menjadi ruang publik yang tertata, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta wisatawan.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









