Solidaritas Jalanan: Komunitas Vespa Bengkulu Turun ke Simpang Lima Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Deru mesin Vespa tua bercampur baru terdengar lebih bermakna di Bundaran Fatmawati, Simpang Lima Kota Bengkulu, Minggu (14/12/2025). Puluhan pengendara Vespa dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Team Ayok Bengkulu turun ke jalan, bukan untuk touring atau konvoi, melainkan membawa pesan kemanusiaan: menggalang dana bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bencana alam yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera tersebut tak hanya menyisakan duka dan kerusakan, tetapi juga mengetuk nurani banyak pihak. Salah satunya komunitas Vespa Bengkulu yang dikenal dengan slogan “Satu Vespa Berjuta Saudara”. Dengan atribut sederhana dan kotak donasi di tangan, mereka menyapa pengendara dan warga yang melintas, mengajak berbagi untuk saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah.

Baca Juga :  Bengkulu Catat 12.199 Hewan Kurban, Sapi Masih Mendominasi Iduladha 2026

Ketua Pelaksana Penggalangan Dana, Colok, mengatakan aksi solidaritas ini murni digerakkan oleh kepedulian kemanusiaan. Menurutnya, apa yang dialami warga di Aceh, Sumut, dan Sumbar adalah duka bersama.

“Dana yang terkumpul dari aksi ini nantinya akan kami salurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut,” ujar Colok di sela kegiatan.

Aksi penggalangan dana dipusatkan di salah satu titik keramaian Kota Bengkulu agar pesan solidaritas lebih luas tersampaikan. Puluhan anggota Team Ayok tampak kompak, berdiri berjejer sambil mengangkat spanduk bertuliskan

Baca Juga :  Pemkot Bengkulu Siapkan Gazebo di Pulau Tikus, Pariwisata Laut Mulai Digarap

“Kita adalah Saudara, Luka Mereka adalah Luka Kita”.

Colok menegaskan, kehadiran Team Ayok di jalanan bukan sekadar mengumpulkan donasi, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa kepedulian bisa datang dari siapa saja, termasuk komunitas otomotif.

“Ini adalah bentuk empati kami. Mungkin tidak besar, tapi kami ingin para korban tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tegasnya.

Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui lembaga resmi agar tepat sasaran. Team Ayok berharap, langkah kecil ini bisa menjadi perpanjangan tangan masyarakat Bengkulu untuk meringankan beban para korban bencana alam di Sumatera.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp7,93 Miliar di Dinas PUPR, Jadi Catatan di Balik Raihan WTP 
Bengkulu Pertahankan WTP ke-9 Berturut-turut, Helmi Hasan Pastikan Seluruh Temuan BPK Dituntaskan
Aksi Demo Nasional Ramai, Bengkulu Masih Sepi, Penggiat HAM Soroti Peran Mahasiswa
CV Mandiri Sejahtera Akan Hadirkan Hasil Perhitungan Bersama Latifa di Sidang Perdata
Polda Bengkulu Bongkar Praktik Jual Beli Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Terancam Denda Rp100 Miliar
Laporan Dugaan Izin PT RAA Berproses, Kejati Bengkulu Koordinasi dengan Kejagung dan Satgas PKH
Ustadz Kondang KH ES Mubarok Hadir di HUT Bengkulu Tengah, Masyarakat Diajak Ramaikan Istighotsah Akbar
Festival Tabut 2026 Resmi Dibuka, Helmi Hasan Ajak Jadikan Budaya Motor Penggerak Ekonomi Bengkulu
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp7,93 Miliar di Dinas PUPR, Jadi Catatan di Balik Raihan WTP 

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:17 WIB

Bengkulu Pertahankan WTP ke-9 Berturut-turut, Helmi Hasan Pastikan Seluruh Temuan BPK Dituntaskan

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:26 WIB

Aksi Demo Nasional Ramai, Bengkulu Masih Sepi, Penggiat HAM Soroti Peran Mahasiswa

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:53 WIB

CV Mandiri Sejahtera Akan Hadirkan Hasil Perhitungan Bersama Latifa di Sidang Perdata

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:38 WIB

Polda Bengkulu Bongkar Praktik Jual Beli Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Terancam Denda Rp100 Miliar

Berita Terbaru