BENGKULUBAROMETER – Aktivitas kepelabuhanan di Pelabuhan Pulau Baai kembali menunjukkan geliat positif. Pada awal tahun 2026 ini, kapal petikemas KM Oriental Samudra kembali berhasil sandar dengan aman di dermaga pelabuhan kebanggaan Provinsi Bengkulu tersebut. Kapal dengan Length Over All (LOA) 127 meter dan draft 6,1 meter itu menjalani proses sandar tanpa kendala, menandai kelancaran alur pelayaran pascanormalisasi tahap pertama.
Kedatangan kapal ini menjadi momen penting karena sekaligus membuktikan kesiapan Pelabuhan Pulau Baai dalam melayani kapal-kapal berukuran besar. Dalam kegiatan operasionalnya, KM Oriental Samudra melaksanakan bongkar 21 peti kemas bermuatan (box full) serta memuat 59 peti kemas kosong (box empty). Seluruh proses berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.
General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusumayadi, menjelaskan bahwa keberhasilan sandarnya kapal tersebut merupakan hasil dari kerja konsisten dalam menjaga kondisi alur pelayaran.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan hasil normalisasi alur pelayaran tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Dimas, Pelabuhan Pulau Baai memiliki peran strategis sebagai simpul logistik utama di Bengkulu. Karena itu, setiap upaya peningkatan layanan dan keselamatan pelayaran menjadi prioritas. Sandarnya KM Oriental Samudra menjadi indikator bahwa pelabuhan kini semakin siap mendukung kelancaran arus barang, baik untuk kebutuhan industri maupun distribusi logistik masyarakat.
Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi intensif antara operator pelabuhan, petugas pandu, hingga pihak terkait lainnya. Seluruh unsur bekerja sesuai tugas masing-masing demi memastikan kapal dapat masuk dan keluar pelabuhan dengan aman.
Aktivitas bongkar muat peti kemas yang berlangsung juga memberi dampak positif bagi roda ekonomi daerah. Arus barang yang lancar akan mempercepat distribusi kebutuhan pokok dan komoditas unggulan Bengkulu, sekaligus membuka peluang peningkatan volume perdagangan.
Pelindo Regional 2 Bengkulu menegaskan akan terus melakukan pemantauan rutin terhadap alur pelayaran. Langkah ini penting agar sedimentasi tidak kembali mengganggu aktivitas kapal. Dengan demikian, Pelabuhan Pulau Baai diharapkan semakin dipercaya oleh pelaku usaha pelayaran dan logistik. Ke depan, Pelindo optimistis aktivitas kepelabuhanan di Pulau Baai akan terus meningkat.
“Kami ingin pelabuhan ini benar-benar menjadi penggerak perekonomian daerah dan pintu utama perdagangan Bengkulu,” kata Dimas.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









