Gubernur Helmi Hasan: Hadiah SADESAHE Harus Jadi Aset Desa, Bukan Dibagi Tunai

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyerahkan hadiah kepada para pemenang Program Satu Desa Satu Hektare Jagung Hibrida (SADESAHE) Tahun 2025. Penyerahan hadiah dilakukan bersama Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono dalam rangkaian panen raya jagung di Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi Hasan menegaskan bahwa hadiah uang yang diterima desa pemenang tidak boleh dibagikan kepada warga secara tunai. Menurutnya, hadiah harus digunakan untuk membeli atau menambah lahan pertanian yang nantinya menjadi aset milik desa.

Ia menilai, jika hadiah dibagikan dalam bentuk uang, berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat. Sebaliknya, jika digunakan untuk membeli lahan, manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang.

“Kalau uangnya dibagikan bisa menimbulkan masalah. Tapi kalau dibelikan lahan, misalnya dari Rp1 miliar bisa menjadi 10 hektare lahan, itu akan menjadi kebanggaan desa. Ke depan tidak ada lagi desa atau kelurahan yang tidak punya lahan pertanian,” tegas Helmi.

Helmi juga menyampaikan bahwa pada tahun mendatang tantangan program SADESAHE akan ditingkatkan. Jika saat ini setiap desa ditargetkan memiliki satu hektare lahan jagung, maka ke depan akan diperluas menjadi dua hektare atau lebih.

Baca Juga :  DPK Bank Bengkulu Tembus Rp8,4 Triliun, OJK: Bukti Kepercayaan Masyarakat Terus Menguat

Menurutnya, program ini bukan hanya perlombaan, tetapi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan dari desa. Desa diharapkan mampu memproduksi bahan pangan sendiri sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Program SADESAHE merupakan bentuk komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Helmi menjelaskan, melalui konsep satu desa satu hektare, masyarakat kembali diajak untuk menanam dan mengelola lahan pertanian secara produktif. Tidak hanya jagung, ke depan juga akan dikembangkan tanaman lain seperti cabai, tomat, dan umbi-umbian.

“Kita ingin masyarakat kembali semangat bertani. Kalau desa kuat, pangan kita aman. Indonesia tidak mudah terdampak lonjakan harga bahan pokok karena semuanya dimulai dari desa,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Penembakan Konflik Lahan di Pino Raya 

Sebelum panen raya digelar, kegiatan diawali dengan peletakan batu pertama pembangunan Tugu Jagung. Tugu ini menjadi simbol keberhasilan sekaligus semangat keberlanjutan program SADESAHE di Bengkulu.

Hingga saat ini, program SADESAHE telah diikuti oleh 1.298 desa dengan total luas lahan lebih dari 1.299 hektare yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Adapun pemenang SADESAHE Tahun 2025 yaitu Juara I Desa Tanah Hitam, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan hadiah Rp1 miliar. Juara II diraih Desa Pelajaran II, Kabupaten Kaur, Rp500 juta. Juara III Desa Ulak Lebar, Kabupaten Bengkulu Selatan, Rp250 juta.

Sementara Juara Harapan I diraih Desa Sumber Rejo Kabupaten Rejang Lebong Rp100 juta, Juara Harapan II Desa Batu Kalung Kabupaten Kepahiang Rp75 juta, dan Juara Harapan III Desa Nenggalo Kabupaten Mukomuko Rp50 juta.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan panen raya jagung dan penanaman umbi uwi ungu secara simbolis sebagai wujud komitmen memperkuat ketahanan pangan dan diversifikasi pangan di Provinsi Bengkulu.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pelindo Siapkan 215 Hektar Kawasan Industri Pulau Baai, Bengkulu Bidik Lonjakan Investasi
Rejang Lebong Dipilih, SMA Garuda Segera Dibangun Tahun Ini
Menhan RI Rencanakan 10 Batalyon di Bengkulu, Perkuat Pertahanan Daerah
Jangan Pecat PPPK, DPRD Sarankan Geser Belanja Penghasilan Pegawai ke Belanja Barang dan Jasa
Gubernur Helmi Hasan Larang Bupati dan Walikota PHK PPPK, Tegaskan Daerah Harus Lindungi Tenaga PPPK
Investor Masuk Pulau Baai, Sinyal Kebangkitan Kawasan Industri Mulai Terlihat
Pemprov Reshuffle 54 Pejabat, Ini Daftar Lengkap dan Pesan di Baliknya
Ribuan Personel Polda Bengkulu Bersihkan 38 Spot Wisata Sekaligus
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:24 WIB

Pelindo Siapkan 215 Hektar Kawasan Industri Pulau Baai, Bengkulu Bidik Lonjakan Investasi

Kamis, 2 April 2026 - 18:18 WIB

Rejang Lebong Dipilih, SMA Garuda Segera Dibangun Tahun Ini

Rabu, 1 April 2026 - 18:46 WIB

Menhan RI Rencanakan 10 Batalyon di Bengkulu, Perkuat Pertahanan Daerah

Rabu, 1 April 2026 - 16:57 WIB

Jangan Pecat PPPK, DPRD Sarankan Geser Belanja Penghasilan Pegawai ke Belanja Barang dan Jasa

Rabu, 1 April 2026 - 15:44 WIB

Gubernur Helmi Hasan Larang Bupati dan Walikota PHK PPPK, Tegaskan Daerah Harus Lindungi Tenaga PPPK

Berita Terbaru

Bengkulu

Rejang Lebong Dipilih, SMA Garuda Segera Dibangun Tahun Ini

Kamis, 2 Apr 2026 - 18:18 WIB