Gubernur Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Penembakan Konflik Lahan di Pino Raya 

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAROMETERBENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat merespons insiden penembakan dalam konflik lahan yang terjadi di Kecamatan Pino Raya, Bengkulu Selatan, awal pekan ini. Lima petani mengalami luka tembak dalam kejadian tersebut dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan pada Rabu (26/11) mengumumkan pembentukan tim khusus untuk memastikan seluruh korban dan keluarga mendapatkan pendampingan menyeluruh, baik dari sisi hukum, sosial, maupun layanan kesehatan.

“Ada lima poin tugas tim yang dibentuk Pemprov,” ujar Helmi dalam keterangan persnya.

Menurut Helmi, tim ini diberi mandat untuk menangani kebutuhan para korban secara terpadu. Lima tugas tersebut meliputi:

Pendampingan hukum bagi seluruh korban, yang akan ditangani langsung oleh advokat Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Pelayanan medis terbaik dan gratis, termasuk tindakan lanjutan bagi korban luka tembak.

Baca Juga :  Pelindo Bereskan Masalah Alur, Pengguna Jasa Tak Lagi Menunggu Pasang Surut

Pemenuhan kebutuhan harian keluarga korban hingga seluruh proses pemulihan fisik dan psikologis rampung.

Beasiswa pendidikan bagi anak-anak korban yang sedang menempuh pendidikan tinggi.

Perbaikan atau bedah rumah bagi korban yang rumahnya dinilai tidak layak huni.

Gubernur menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam kondisi darurat yang tidak hanya menyentuh aspek kesehatan, tetapi juga keberlangsungan hidup keluarga para korban.

Terkait proses hukum insiden penembakan, Helmi meminta semua pihak memberikan ruang bagi aparat kepolisian untuk bekerja secara profesional.

“Ini tidak bim salabim. Harus ada pendalaman, ada proses. Kita tunggu ya,” kata Helmi. Ia menegaskan bahwa seluruh kewenangan penyidikan berada di tangan Polda Bengkulu, termasuk penelusuran siapa pihak yang bertanggung jawab dalam melepaskan tembakan.

Konflik lahan yang memanas ini dipicu oleh permintaan warga agar aktivitas penggusuran dihentikan. Warga menilai status lahan yang disengketakan belum memiliki kejelasan, sehingga operasi alat berat semestinya dihentikan sampai persoalan agraria tersebut mendapat penyelesaian resmi.

Baca Juga :  Seminar Nasional ASBANDA Dibuka, BPD Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Namun, permintaan warga tidak ditanggapi. Alat berat tetap beroperasi dan memicu ketegangan yang berkembang menjadi bentrokan terbuka. Situasi memuncak ketika terjadi penembakan yang menyebabkan lima warga mengalami luka serius. (Wij)

Daftar Korban Dari pihak petani:

Buyung Saripudin (74), warga Desa Tungkal I, Kecamatan Pino Raya.

Edi Susanto (61), bertempat tinggal di Jalan SMA Karya.

Edi Hermanto alias Pak Bintang (49), warga Desa Pagar Gading, Kecamatan Pino Raya.

Lin Surman (41), warga Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya.

Suhardin (60), warga

Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya.

Berita Terkait

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan
Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional
Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak
Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku
Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi
Bank Bengkulu Paparkan Capaian Positif, Dividen dan Kontribusi Pajak Terus Meningkat
Relawan MBG Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Temukan Dugaan Tanda Kekerasan
SMKN 1 Bengkulu Nekat Study Banding, Dikbud Bengkulu Pastikan Sanksi Tegas
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:34 WIB

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 18:31 WIB

Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak

Selasa, 15 September 2026 - 18:18 WIB

Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku

Senin, 14 September 2026 - 19:46 WIB

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Berita Terbaru

Bengkulu

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 14 Sep 2026 - 19:46 WIB