BENGKULUBAROMETER – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan resmi meluncurkan program Samsat Desa di halaman Kantor Bank Bengkulu, Desa Sukaraja, Kabupaten Seluma, Kamis 19 Februari 2026 sore.
Peluncuran ini menjadi penanda komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menghadirkan layanan publik yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau masyarakat.
Di tengah antusiasme warga, Helmi menegaskan bahwa Samsat Desa lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, khususnya yang tinggal jauh dari pusat kota.
“Kita ingin masyarakat lebih mudah. Tidak perlu jauh-jauh lagi ke ibu kota kabupaten. Samsat Desa ini adalah komitmen kami agar pelayanan lebih cepat, mudah, dan transparan,” ujar Helmi.
Selama ini, sebagian warga harus menempuh perjalanan cukup jauh hanya untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Biaya transportasi dan waktu yang terbuang kerap menjadi kendala. Melalui program ini, pemerintah berupaya memangkas jarak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat pajak.
Menurut Helmi, pajak kendaraan bermotor bukan sekadar kewajiban administratif. Pajak tersebut memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.
“Pajak kendaraan ini kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, dan program desa. Jadi, mari kita taat pajak sebagai kontribusi nyata membangun Bengkulu,” katanya.
Program Samsat Desa didukung oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu, PT Jasa Raharja, dan Bank Bengkulu. Kolaborasi ini memastikan pelayanan berjalan tertib, cepat, serta akuntabel.
Warga Seluma menyambut baik kehadiran layanan ini. Rahmat (45), salah seorang warga yang rutin membayar pajak kendaraan, mengaku kini lebih mudah memenuhi kewajibannya.
“Sekarang lebih dekat dan praktis. Tidak perlu lagi ke kota. Ini sangat membantu kami,” ujarnya.
Peluncuran Samsat Desa juga menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Helmi menekankan, pemerintah tidak boleh menunggu masyarakat datang, melainkan harus hadir di tengah masyarakat.
Langkah ini dinilai sebagai pendekatan pelayanan yang humanis dan responsif. Dengan akses yang lebih mudah, diharapkan kepatuhan pajak meningkat, sehingga pendapatan daerah juga bertambah dan bisa digunakan untuk pembangunan yang lebih luas.
Di akhir acara, Helmi menyampaikan bahwa Samsat Desa akan terus dikembangkan ke wilayah lain. Pemerintah ingin memastikan seluruh masyarakat Bengkulu mendapatkan layanan yang setara.
“Kita ingin Bengkulu maju bersama. Pelayanan yang baik adalah fondasi pembangunan,” tutupnya.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









