Tedakwa Dugaan Kasus Penggelapan Uang Perusahan, Juga Dilaporkan Dugaan TPPU

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CV Mandiri Sejahtera melaporkan dugaan TPPU terhadap mantan admin keuangan Latifah Tusa'diah. Laporan kini diproses di Polda Bengkulu bersamaan dengan sidang dugaan penggelapan dana perusahaan.

CV Mandiri Sejahtera melaporkan dugaan TPPU terhadap mantan admin keuangan Latifah Tusa'diah. Laporan kini diproses di Polda Bengkulu bersamaan dengan sidang dugaan penggelapan dana perusahaan.

BENGKULUBAROMETER – Selain menjalani proses persidangan terkait dugaan penggelapan dana perusahaan senilai Rp3,7 miliar, mantan Admin Keuangan CV Mandiri Sejahtera, Latifah Tusa’diah (29), kini juga menghadapi laporan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang sedang berproses di Polda Bengkulu.

Penasihat Hukum CV Mandiri Sejahtera, Sopian Siregar, mengatakan perusahaan telah mengambil langkah hukum lanjutan dengan melaporkan dugaan TPPU tersebut kepada pihak kepolisian.

“Kami telah melaporkan dugaan TPPU ke Polda Bengkulu. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan dan beberapa saksi sudah dimintai keterangan,” kata Sopian.

Menurutnya, laporan tersebut dibuat berdasarkan sejumlah temuan yang dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat penegak hukum. Perusahaan menilai terdapat peningkatan aset dan gaya hidup yang cukup signifikan selama yang bersangkutan menjabat sebagai Admin Keuangan.

Baca Juga :  Jejak Sang Pengayom, Kisah Irjen Pol Mardiyono yang Meninggalkan Kenangan di Tengah Masyarakat Bengkulu

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam laporan tersebut dengan gaji Rp 2,9 juta kepemilikan aset bernilai tinggi, pembangunan rumah kos dengan 12 pintu, pembelian kendaraan untuk anggota keluarga, hingga kegiatan perjalanan ke luar negeri, hingga melakukan umroh bersama keluarga.

Sopian menjelaskan bahwa seluruh dugaan tersebut telah diserahkan kepada penyidik untuk dilakukan pendalaman sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

CV Mandiri Sejahtera, lanjutnya, menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan baik di pengadilan maupun di kepolisian. Perusahaan berharap penanganan perkara dilakukan secara objektif sehingga seluruh fakta dapat terungkap secara terang.

Baca Juga :  Pemprov Bengkulu Masih Tunggu Aturan Pusat Soal Guru Honorer Dilarang Mengajar Tahun 2027

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dan membuktikan seluruh dugaan yang ada sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Perusahaan juga menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh merupakan bagian dari upaya menjaga tata kelola perusahaan yang baik serta memberikan kepastian hukum atas dugaan kerugian yang dialami perusahaan.

Hingga saat ini proses persidangan perkara dugaan penggelapan dana perusahaan masih berlangsung di Pengadilan Negeri Bengkulu, sementara laporan dugaan TPPU masih dalam tahap penyelidikan di Polda Bengkulu.

Berita Terkait

PKN Usulkan Moratorium MBG dan Penghentian Program Koperasi Merah Putih
Dari Ruang Kelas Menuju Panggung Nasional, Karisma Azahra Harumkan Bengkulu
KBSB TNI AD Resmi Dibuka di Bengkulu, Sasar Infrastruktur hingga Pelayanan Kesehatan
Tak Kunjung Direspons, Koalisi STuEB Desak Prabowo Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Pencemaran PLTU di Sumatera
KAHMI-FORHATI Seluma Resmi Dilantik, Bupati Teddy Rahman Ajak Kolaborasi Bangun Daerah
18 Pejabat Baru Dilantik, Prabowo Ubah Susunan Kabinet Merah Putih
Raih Emas Taekwondo Kapolri Cup, Brigpol Hade Guntur Terima Penghargaan Kapolda Bengkulu
Berbalut Pakaian Adat, Destita Bawa Pesona Bengkulu ke Paripurna HUT ke-22 DPD RI
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PKN Usulkan Moratorium MBG dan Penghentian Program Koperasi Merah Putih

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Dari Ruang Kelas Menuju Panggung Nasional, Karisma Azahra Harumkan Bengkulu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:03 WIB

KBSB TNI AD Resmi Dibuka di Bengkulu, Sasar Infrastruktur hingga Pelayanan Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Tak Kunjung Direspons, Koalisi STuEB Desak Prabowo Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Pencemaran PLTU di Sumatera

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:22 WIB

KAHMI-FORHATI Seluma Resmi Dilantik, Bupati Teddy Rahman Ajak Kolaborasi Bangun Daerah

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB