BENGKULUBAROMETER – Perum BULOG memastikan ketersediaan stok pangan pokok, terutama beras dan minyak goreng, dalam kondisi sangat aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kepastian ini disampaikan agar masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan pembelian secara berlebihan.
BULOG menegaskan stok pangan yang tersedia saat ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Bahkan, stok tersebut diproyeksikan masih akan terus bertambah seiring berlangsungnya masa panen di berbagai daerah serta kegiatan penyerapan gabah dan beras dari petani.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, menjelaskan bahwa secara nasional stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG saat ini mencapai sekitar 3,74 juta ton. Sementara untuk wilayah Bengkulu, stok beras yang tersimpan di gudang BULOG mencapai lebih dari 11.278 ton.
Menurutnya, jumlah tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan beras saat ini berada dalam kondisi yang sangat kuat. Bahkan dalam beberapa pekan ke depan, stok tersebut diperkirakan akan terus bertambah.
“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton secara nasional dan lebih dari 11 ribu ton untuk Bengkulu. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta penyerapan yang terus dilakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa secara nasional stok beras diperkirakan dapat mencapai 4,5 hingga 5 juta ton pada akhir Maret. Kondisi ini dinilai menjadi indikator kuat bahwa pasokan beras nasional berada dalam kondisi yang sangat aman.
Selain beras, BULOG juga memastikan pasokan minyak goreng tetap tersedia untuk masyarakat. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi minyak goreng Minyakita bagi BULOG sekitar 46 juta liter setiap bulan.
Kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan distribusi minyak goreng tetap stabil dan dapat menjangkau masyarakat dengan harga yang terjangkau.
Dengan dukungan pasokan tersebut, BULOG memastikan kebutuhan minyak goreng masyarakat tetap dapat terpenuhi.
“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan,” tambahnya.
Tidak hanya dua komoditas tersebut, BULOG juga memantau ketersediaan berbagai bahan pokok lainnya di pasar. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas sembako juga masih relatif stabil dan terkendali.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa distribusi pangan masih berjalan dengan baik dan kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi.
Meski demikian, BULOG tetap mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Langkah ini penting agar distribusi pangan tetap berjalan normal dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.
“Tidak perlu ada kepanikan. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya,” ujarnya.
BULOG bersama pemerintah juga terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar. Beberapa langkah tersebut antara lain memperkuat distribusi pangan, meningkatkan penyerapan hasil produksi dalam negeri, serta menjalankan berbagai program stabilisasi harga.
Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan mudah dan harga yang terjangkau.
Dengan kondisi stok yang kuat serta dukungan berbagai kebijakan pemerintah, BULOG optimistis kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dalam jangka panjang.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









