Pelindo Siapkan 215 Hektar Kawasan Industri Pulau Baai, Bengkulu Bidik Lonjakan Investasi

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Rencana besar pengembangan kawasan industri di Pelabuhan Pulau Baai mulai menunjukkan arah yang jelas. PT Pelindo (Persero) Regional II Bengkulu menyiapkan lahan seluas 215 hektar untuk mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi daerah.

Dari total luas tersebut, sekitar 50 hingga 75 hektar akan digarap lebih dulu sebagai tahap awal. Langkah ini mengacu pada regulasi pemerintah, yakni Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 40 Tahun 2016 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Kawasan Industri.

General Manager PT Pelindo Regional II Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan bahwa pengembangan ini merupakan bagian dari Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang sudah disusun sejak 2016.

“Pelindo saat ini membutuhkan dorongan atau bangkitan untuk mempercepat pengembangan Pelabuhan Pulau Baai. Karena itu, kami siapkan 215 hektar kawasan industri,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan tersebut sejak awal memang telah dirancang sebagai zona pengembangan industri. Namun, saat ini pihaknya sedang melakukan pembaruan kajian agar konsepnya sesuai dengan kebutuhan terbaru.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan 1447 H, Satgas Pangan Polda Bengkulu Turun Tangan Cegah Lonjakan Harga

Sebelumnya, kawasan ini sempat dikaji sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Namun, berdasarkan perkembangan dan kebutuhan daerah, konsep tersebut kini diarahkan menjadi kawasan industri.

Dalam rencana pengembangannya, kawasan ini akan dibagi ke dalam beberapa klaster. Mulai dari industri pengolahan hasil perkebunan, perikanan, pertambangan, hingga sektor logistik.

Ketertarikan investor pun mulai terlihat. Sejumlah investor asing dikabarkan sudah menjalin komunikasi dengan Pelindo untuk masuk ke kawasan tersebut.

“Memang ada beberapa investor dari luar negeri yang sudah berkomunikasi. Mereka tertarik membuka industri baru di Pulau Baai,” jelas Dimas.

Salah satu sektor yang paling diminati adalah industri pengolahan hasil laut. Industri ini akan mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah, seperti fillet, produk beku, hingga makanan kaleng.

Tak hanya itu, pengembangan kawasan ini juga akan disesuaikan dengan potensi unggulan Bengkulu. Pelindo bersama pemerintah daerah saat ini masih menyusun jenis industri apa saja yang paling tepat dikembangkan.

Baca Juga :  PDAM Jilid 2 Menggelinding ke Tsk Baru, Polda Bengkulu Bidik Aliran Dana Rp 9,5 Miliar

Meski begitu, pengembangan kawasan industri ini tidak lepas dari tantangan. Salah satu yang paling krusial adalah revisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Saat ini, berdasarkan Perda RTRW Kota Bengkulu, kawasan Pelabuhan Pulau Baai masih berstatus sebagai kawasan transportasi. Hal ini menjadi kendala untuk pengembangan industri secara maksimal.

“Revisi RTRW ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Pelindo dan pemerintah daerah terus berkoordinasi, termasuk dengan DPRD,” tambahnya.

Dimas optimistis, jika kawasan industri ini terealisasi, maka akan membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi Bengkulu. Selain menarik investasi, kawasan ini juga akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar pelabuhan.

Dengan kesiapan lahan dan minat investor yang mulai muncul, Pelabuhan Pulau Baai diproyeksikan menjadi salah satu pusat industri baru di wilayah barat Indonesia.

 

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Rejang Lebong Dipilih, SMA Garuda Segera Dibangun Tahun Ini
Menhan RI Rencanakan 10 Batalyon di Bengkulu, Perkuat Pertahanan Daerah
Jangan Pecat PPPK, DPRD Sarankan Geser Belanja Penghasilan Pegawai ke Belanja Barang dan Jasa
Gubernur Helmi Hasan Larang Bupati dan Walikota PHK PPPK, Tegaskan Daerah Harus Lindungi Tenaga PPPK
Investor Masuk Pulau Baai, Sinyal Kebangkitan Kawasan Industri Mulai Terlihat
Pemprov Reshuffle 54 Pejabat, Ini Daftar Lengkap dan Pesan di Baliknya
Ribuan Personel Polda Bengkulu Bersihkan 38 Spot Wisata Sekaligus
Pelindo Koordinasi dengan APH, Perambahan Hutan Cemara di Bengkulu Terancam Ditindak
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:24 WIB

Pelindo Siapkan 215 Hektar Kawasan Industri Pulau Baai, Bengkulu Bidik Lonjakan Investasi

Kamis, 2 April 2026 - 18:18 WIB

Rejang Lebong Dipilih, SMA Garuda Segera Dibangun Tahun Ini

Rabu, 1 April 2026 - 18:46 WIB

Menhan RI Rencanakan 10 Batalyon di Bengkulu, Perkuat Pertahanan Daerah

Rabu, 1 April 2026 - 16:57 WIB

Jangan Pecat PPPK, DPRD Sarankan Geser Belanja Penghasilan Pegawai ke Belanja Barang dan Jasa

Rabu, 1 April 2026 - 15:44 WIB

Gubernur Helmi Hasan Larang Bupati dan Walikota PHK PPPK, Tegaskan Daerah Harus Lindungi Tenaga PPPK

Berita Terbaru

Bengkulu

Rejang Lebong Dipilih, SMA Garuda Segera Dibangun Tahun Ini

Kamis, 2 Apr 2026 - 18:18 WIB