BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai menyoroti kinerja Dewan Pengawas (Dewas) RSUD M Yunus sebagai langkah untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk membentuk dewan pengawas baru, melainkan mengevaluasi dan mengoptimalkan peran dewas yang sudah ada.
“Ini murni evaluasi terhadap dewan pengawas yang selama ini sudah berjalan. Namun memang ada beberapa hal yang perlu kita tingkatkan,” ujar Nandar, Selasa (14/4/2026).
Dalam proses evaluasi tersebut, muncul sejumlah catatan penting. Salah satunya terkait kemungkinan dilakukan pergantian anggota dewan pengawas secara antarwaktu. Meski demikian, pergantian tidak bisa dilakukan secara menyeluruh karena harus mengikuti aturan yang berlaku.
“Kita tidak bisa mengganti semua sekaligus, tetapi pergantian antarwaktu dimungkinkan. Hasilnya akan kita laporkan dulu ke pimpinan,” jelasnya.
Menurut Nandar, posisi dewan pengawas sangat strategis dalam memastikan tata kelola rumah sakit berjalan dengan baik. Dewas dituntut memahami seluruh kondisi dan dinamika di internal rumah sakit agar mampu memberikan solusi bersama pihak manajemen.
“Apa pun yang terjadi di rumah sakit, dewas harus tahu dan paham, sehingga setiap persoalan bisa diselesaikan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman, menyebut evaluasi ini merupakan bagian dari mekanisme tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang memang harus dilakukan secara berkala.
Ia menjelaskan, dewan pengawas memiliki peran penting dalam melakukan pembinaan, pemantauan, serta pengawasan terhadap operasional rumah sakit.
“Evaluasi ini rutin dilakukan, terutama untuk melihat sejauh mana dewan pengawas menjalankan fungsinya,” kata Yasman.
Selain kinerja, komposisi dewan pengawas juga menjadi perhatian. Unsur yang harus terpenuhi meliputi perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD) bidang keuangan, OPD teknis, serta unsur masyarakat yang memahami manajemen rumah sakit.
“Kalau unsur itu belum lengkap, tentu akan kita evaluasi dan bahas lebih lanjut,” tambahnya.
Melalui evaluasi ini, Pemprov Bengkulu berharap peran dewan pengawas semakin optimal dalam mendukung peningkatan kualitas layanan RSUD M Yunus ke depan.
“Tujuan akhirnya adalah pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik,” tutup Yasman.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









