Dibalik Efesiensi, Festival Tabut 2026 Tetap Digelar Meriah di Pantai Panjang

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu memastikan Festival Tabut 2026 tetap digelar meriah meski berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran. (Rabu-03-06-2026)-- FOTO: HANDI//MBG.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu memastikan Festival Tabut 2026 tetap digelar meriah meski berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran. (Rabu-03-06-2026)-- FOTO: HANDI//MBG.

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu memastikan Festival Tabut 2026 tetap digelar meriah meski berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Event budaya terbesar dan ikon wisata Bengkulu itu akan berlangsung pada 16-26 Juni 2026 atau bertepatan dengan 1-10 Muharram 1448 Hijriah di kawasan Sport Center Pantai Panjang.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar, mengatakan seluruh tahapan persiapan saat ini berjalan sesuai rencana. Pemerintah juga telah menyelesaikan sejumlah dokumen penting sebagai dasar pelaksanaan kegiatan.

“Saat ini ada dua kegiatan utama yang sedang kami siapkan, yakni kegiatan produksi oleh event organizer serta pelaksanaan pameran dan bazar UMKM melalui promotor bazar. Seluruh prosesnya sedang berjalan dan terus kami kawal,” kata Murlin, Rabu (03/06/2026).

Meski anggaran menyusut tahun ini, hal tersebut tidak mengurangi semangat pemerintah untuk menghadirkan Festival Tabut yang berkualitas dan mampu menarik kunjungan wisatawan.

Baca Juga :  Mahasiswa Segel Kantor DPRD Bengkulu, Soroti Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru Non-ASN

Berbagai instansi juga telah dilibatkan dalam rapat koordinasi, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran hingga instansi teknis lainnya guna memastikan festival berlangsung aman dan nyaman bagi pengunjung.

“Rapat persiapan sudah kami lakukan bersama TNI-Polri dan seluruh unsur terkait. H-7 nanti akan ada rapat besar untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis benar-benar siap,” ujar Murlin.

Sebagai Informasi, Festival Tabut sendiri merupakan agenda budaya tahunan yang selalu dinanti masyarakat. Selain menjadi simbol peringatan 10 Muharram, festival ini juga menjadi magnet wisata yang setiap tahun mampu menarik ribuan pengunjung ke Bengkulu.

Murlin optimistis Festival Tabut 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM.

Baca Juga :  Tragedi di Rawa Bawah Jembatan Danau Dendam: Bocah 11 Tahun Tenggelam Saat Mencari Ikan Cupang

“Kami berharap meskipun dalam situasi efisiensi, Festival Tabut tahun ini tetap berlangsung meriah, ramai dikunjungi wisatawan dan mampu memberikan dampak yang baik bagi sektor pariwisata, pelestarian budaya, maupun perekonomian masyarakat Bengkulu,” ungkapnya.

Di sisi lain, Murlin mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia Festival Tabut untuk meminta sumbangan. Ia menegaskan bahwa panitia resmi dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dan tidak melakukan penggalangan dana atas nama kepanitiaan.

Meski demikian, ia mengakui tradisi masyarakat memberikan bantuan secara sukarela kepada kelompok-kelompok Tabut telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari budaya yang terus hidup di tengah masyarakat Bengkulu.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru