BLINC 3.0 Dimulai, Bengkulu Siap Jual Proyek ke Investor Global

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu melalui BLINC 3.0 mulai menyiapkan proyek investasi siap jual untuk menarik investor global dan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Pemprov Bengkulu melalui BLINC 3.0 mulai menyiapkan proyek investasi siap jual untuk menarik investor global dan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai tancap gas dalam menarik investasi dengan menggelar Kick Off Capacity Building BLINC 3.0 (Bencoolen Investment Challenge) Tahun 2026, Rabu 15 April 2026, di Hotel Santika Bengkulu. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapan daerah dalam menembus pasar investasi global.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dan dihadiri oleh seluruh sekretaris daerah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu Yuliswani, serta berbagai instansi terkait.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menegaskan bahwa investasi menjadi faktor penting dalam menggerakkan roda ekonomi daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah dan kondisi global yang penuh tantangan.

Baca Juga :  Kemenag Kaur Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H, Mulai Rp30 Ribu hingga Rp40 Ribu per Jiwa

Menurut Wahyu, Bengkulu sebenarnya memiliki potensi ekonomi yang besar. Sektor pertanian, perkebunan, kelautan, hingga kawasan pesisir dinilai sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Namun, potensi besar tersebut belum sepenuhnya mampu menarik investor karena masih terkendala dalam penyusunan proyek yang siap ditawarkan.

“Potensi Bengkulu sangat besar. Yang diperlukan saat ini adalah bagaimana kita mengemas potensi tersebut menjadi proyek investasi yang siap ditawarkan sehingga dapat menjangkau peluang investasi global,” ujar Wahyu.

Ia menilai, investor tidak hanya melihat potensi, tetapi juga kesiapan proyek. Mulai dari perencanaan, kelayakan, hingga kepastian regulasi menjadi faktor utama yang dipertimbangkan dalam keputusan investasi.

Karena itu, melalui BLINC 3.0, pemerintah daerah didorong untuk lebih serius menyiapkan proyek-proyek unggulan yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi di mata investor internasional.

Baca Juga :  Respons Cepat Gubernur Helmi Hasan Aktifkan BPJS Warga Betungan

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan bahwa peningkatan investasi merupakan strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2029. Target tersebut tidak akan tercapai tanpa dukungan investasi yang kuat.

“Investasi menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mengurangi angka kemiskinan di Bengkulu,” ujar Herwan.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarwilayah juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung masuknya investasi ke Bengkulu.

Melalui BLINC 3.0, pemerintah berharap setiap kabupaten dan kota mampu meningkatkan kapasitas dalam menyusun proyek investasi yang matang, terstruktur, dan siap dipasarkan.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisis Cuci Darah di RSUD M Yunus, 50 Pasien Terlantar
Konflik Nelayan Bengkulu Tak Kunjung Usai, Kolaborasi Jadi Kunci Redam Gesekan
278 Ribu Peserta Nonaktif: Destita Desak Perbaikan BPJS di Bengkulu
Kapolda Bengkulu Disematkan Gelar “Raja Nahkona Kaitora”, Simbol Kedekatan Polri dengan Masyarakat Enggano
Pemprov Bengkulu Resmi Berlakukan WFH Setiap Jumat Mulai 17 April 2026
Kasus HIV/AIDS di Bengkulu Meningkat, didominasi  Usia Produktif
Evaluasi Dewas RSUD M Yunus, Pemprov Buka Peluang Pergantian
Tekan Penyebaran Rabies, 5 Daerah Jadi Target Utama Vaksinasi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:34 WIB

Krisis Cuci Darah di RSUD M Yunus, 50 Pasien Terlantar

Rabu, 15 April 2026 - 21:53 WIB

Konflik Nelayan Bengkulu Tak Kunjung Usai, Kolaborasi Jadi Kunci Redam Gesekan

Rabu, 15 April 2026 - 21:22 WIB

278 Ribu Peserta Nonaktif: Destita Desak Perbaikan BPJS di Bengkulu

Rabu, 15 April 2026 - 21:12 WIB

BLINC 3.0 Dimulai, Bengkulu Siap Jual Proyek ke Investor Global

Rabu, 15 April 2026 - 20:01 WIB

Kapolda Bengkulu Disematkan Gelar “Raja Nahkona Kaitora”, Simbol Kedekatan Polri dengan Masyarakat Enggano

Berita Terbaru

Krisis layanan cuci darah di RSUD M Yunus Bengkulu menuai kritik tajam. Sebanyak 50 pasien terlantar akibat stok BMHP habis, manajemen dinilai lalai dalam antisipasi.

Bengkulu

Krisis Cuci Darah di RSUD M Yunus, 50 Pasien Terlantar

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:34 WIB

Berita Terkini

278 Ribu Peserta Nonaktif: Destita Desak Perbaikan BPJS di Bengkulu

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:22 WIB