Pemprov Bengkulu Resmi Berlakukan WFH Setiap Jumat Mulai 17 April 2026

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 18:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) penuh bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat. Kebijakan ini mulai berlaku pada 17 April 2026 sebagai tindak lanjut penyesuaian kebijakan nasional dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menjelaskan bahwa aturan ini mengacu pada surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri yang mengatur pola kerja ASN secara nasional.

“Untuk secara nasional, WFH diterapkan pada hari Jumat. Kita di Bengkulu sebenarnya sudah lebih dulu menjalankan pola kerja fleksibel, jadi sekarang tinggal menyesuaikan,” ujar Herwan, Rabu 15 April 2026.

Ia menegaskan, mulai pertengahan April ini, seluruh ASN di lingkungan Pemprov Bengkulu akan bekerja dari rumah secara penuh setiap hari Jumat atau 100 persen WFH.

Sementara itu, untuk hari kerja lainnya tidak mengalami perubahan signifikan. Khusus hari Kamis, tetap diberlakukan skema Work From Anywhere (WFA) sebesar 25 persen, seperti yang sudah berjalan sebelumnya.

Baca Juga :  Polda Bengkulu Juara 1 Nasional! Kapolda Mardiyono Persembahkan Rasa Aman Terbaik untuk Masyarakat

“Kita terapkan 100 persen WFH setiap Jumat. Sedangkan pola kerja lainnya masih sama, misalnya hari Kamis tetap 25 persen WFA,” jelasnya.

Meski ada perubahan pola kerja ASN, Pemprov Bengkulu memastikan pelayanan publik tidak akan terganggu. Unit layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap beroperasi seperti biasa.

Herwan mencontohkan, sektor layanan penting seperti rumah sakit tetap bekerja penuh selama enam hari kerja tanpa mengikuti skema WFH.

“Pelayanan masyarakat tetap normal. Rumah sakit dan layanan publik lainnya tetap bekerja penuh. WFH ini lebih untuk pekerjaan administrasi perkantoran,” tegasnya.

Kebijakan ini, lanjutnya, dirancang agar tetap menjaga kualitas pelayanan sekaligus memberikan fleksibilitas kerja bagi ASN.

Selain menyesuaikan kebijakan pusat, penerapan WFH ini juga diharapkan mampu mendorong efisiensi anggaran di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Pernyataan Kuasa Hukum dan Terdakwa Berbeda Soal Asal Uang dalam Tas yang Diserahkan

Namun, Pemprov Bengkulu mengakui bahwa perhitungan detail terkait efisiensi tersebut masih dalam tahap awal. Untuk itu, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) akan diminta melakukan kajian lebih lanjut.

“Kita belum hitung secara rinci per OPD. Nanti akan kita minta BPKAD menghitung potensi efisiensi, terutama dari biaya listrik, air, hingga belanja alat tulis kantor,” ujar Herwan.

Ia berharap kebijakan ini tidak hanya sekadar mengikuti aturan pusat, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap penghematan belanja operasional daerah.

“Kita ingin lihat sejauh mana kebijakan ini bisa menekan biaya operasional,” tambahnya.

Penerapan WFH setiap Jumat ini menjadi bagian dari adaptasi pola kerja baru di lingkungan birokrasi. Dengan sistem kerja yang lebih fleksibel, ASN diharapkan tetap produktif tanpa harus selalu bekerja dari kantor.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB