Konsisten Perjuangkan Kesehatan Masyarakat Bengkulu, Destita Raih Change Maker Awards 2026

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Destita Khairilisani raih Change Maker Awards 2026 atas komitmennya memperjuangkan kebijakan kesehatan dan pemerataan layanan medis bagi masyarakat Bengkulu.

Destita Khairilisani raih Change Maker Awards 2026 atas komitmennya memperjuangkan kebijakan kesehatan dan pemerataan layanan medis bagi masyarakat Bengkulu.

BENGKULUBAROMETER – Anggota DPD/MPR RI Dapil Bengkulu, Destita Khairilisani, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia meraih penghargaan bergengsi “The Change Maker Awards 2026” dari Seven Media Asia dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Platinum Jimbaran Beach, Jumat 17 April 2026.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori “The National Pioneer of Health-Centric Legislator”. Destita dinilai memiliki komitmen kuat dalam mengawal kebijakan publik di sektor kesehatan, khususnya bagi masyarakat Bengkulu.

Penghargaan ini tidak datang begitu saja. Selama ini, Destita dikenal aktif memperjuangkan ketersediaan dan keterjangkauan obat hingga ke daerah pelosok. Ia juga terus mendorong pemerataan tenaga kesehatan agar layanan medis tidak hanya terpusat di kota, tetapi bisa dirasakan masyarakat di wilayah terpencil.

Selain itu, ia konsisten memperjuangkan peningkatan kesejahteraan tenaga medis. Menurutnya, tenaga kesehatan adalah ujung tombak pelayanan, sehingga perlu mendapat perhatian serius, baik dari sisi distribusi maupun kualitas hidup.

Tak hanya fokus pada layanan kuratif, Destita juga mendorong penguatan program kesehatan berbasis masyarakat. Ia menilai edukasi preventif sangat penting untuk menekan angka penyakit di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Dua Pejabat PLN Jadi Tersangka, Skandal Korupsi Proyek PLTA Musi Bengkulu Terkuak

Salah satu langkah yang didorong adalah optimalisasi posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Dengan penguatan fungsi posyandu, masyarakat di tingkat desa diharapkan lebih mudah mengakses layanan dasar kesehatan.

Sebagai legislator muda sekaligus apoteker lulusan Universitas Indonesia, Destita dinilai mampu menghadirkan gaya kepemimpinan yang modern dan inklusif. Ia aktif turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat, terutama terkait persoalan kesehatan.

Dalam sambutannya, Destita menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat atas tanggung jawab besar yang ia emban.

“Kesehatan adalah fondasi kesejahteraan. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk tenaga medis dan masyarakat Bengkulu. Menjadi legislator berorientasi kesehatan bukan sekadar tugas, tetapi juga panggilan profesi saya sebagai apoteker,” ujarnya.

Ajang “The Change Maker Awards” sendiri merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemimpin dan figur publik di Asia yang dinilai mampu menghadirkan perubahan nyata dan inovatif bagi masyarakat.

Dalam kiprahnya di parlemen, Destita juga mendorong kedaulatan farmasi nasional. Ia menilai Indonesia perlu mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan baku obat dengan memperkuat industri dalam negeri.

Baca Juga :  Siswa SMA di Bengkulu Belajar Langsung ke Gudang BULOG, Pahami Ketahanan Pangan dari Dekat

Ia juga menginisiasi peningkatan anggaran untuk fasilitas kesehatan di desa, seperti puskesmas dan balai kesehatan. Tujuannya agar standar pelayanan di daerah tidak tertinggal jauh dibandingkan wilayah perkotaan.

Di sisi regulasi, Destita turut mengawal kebijakan yang melindungi tenaga kesehatan, termasuk apoteker. Ia juga mendorong peningkatan kompetensi tenaga medis agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Tak hanya di sektor kesehatan, Destita juga aktif mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas di Bengkulu. Ia memberi perhatian khusus pada penguatan peran perempuan dan pemuda melalui pengembangan industri kreatif serta pengolahan hasil alam.

Selain itu, ia juga mendorong peningkatan konektivitas infrastruktur daerah. Menurutnya, akses yang baik akan memperlancar distribusi logistik sekaligus membuka wilayah yang selama ini terisolasi.

Dengan latar belakang sebagai praktisi kesehatan dan legislator, Destita menegaskan komitmennya untuk terus bekerja bagi masyarakat.

Ia berharap Bengkulu ke depan dapat menjadi provinsi yang tidak hanya sehat, tetapi juga mandiri dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.

Penulis : Windi junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp7,93 Miliar di Dinas PUPR, Jadi Catatan di Balik Raihan WTP 
Bengkulu Pertahankan WTP ke-9 Berturut-turut, Helmi Hasan Pastikan Seluruh Temuan BPK Dituntaskan
Aksi Demo Nasional Ramai, Bengkulu Masih Sepi, Penggiat HAM Soroti Peran Mahasiswa
CV Mandiri Sejahtera Akan Hadirkan Hasil Perhitungan Bersama Latifa di Sidang Perdata
Polda Bengkulu Bongkar Praktik Jual Beli Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Terancam Denda Rp100 Miliar
Laporan Dugaan Izin PT RAA Berproses, Kejati Bengkulu Koordinasi dengan Kejagung dan Satgas PKH
Ustadz Kondang KH ES Mubarok Hadir di HUT Bengkulu Tengah, Masyarakat Diajak Ramaikan Istighotsah Akbar
Festival Tabut 2026 Resmi Dibuka, Helmi Hasan Ajak Jadikan Budaya Motor Penggerak Ekonomi Bengkulu
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp7,93 Miliar di Dinas PUPR, Jadi Catatan di Balik Raihan WTP 

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:17 WIB

Bengkulu Pertahankan WTP ke-9 Berturut-turut, Helmi Hasan Pastikan Seluruh Temuan BPK Dituntaskan

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:26 WIB

Aksi Demo Nasional Ramai, Bengkulu Masih Sepi, Penggiat HAM Soroti Peran Mahasiswa

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:53 WIB

CV Mandiri Sejahtera Akan Hadirkan Hasil Perhitungan Bersama Latifa di Sidang Perdata

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:38 WIB

Polda Bengkulu Bongkar Praktik Jual Beli Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Terancam Denda Rp100 Miliar

Berita Terbaru