Destita Dorong Penguatan KONI, Bengkulu Siap Bidik Tuan Rumah PON

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT KERJA: Dalam Rapat Kerja Anggota DPD RI Destita Khairilisani mendorong penguatan KONI dan menyuarakan kesiapan Bengkulu menjadi tuan rumah PON, sekaligus menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak dini. (Senin-20-04-2026)--FOTO: IST//MBG.

RAPAT KERJA: Dalam Rapat Kerja Anggota DPD RI Destita Khairilisani mendorong penguatan KONI dan menyuarakan kesiapan Bengkulu menjadi tuan rumah PON, sekaligus menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak dini. (Senin-20-04-2026)--FOTO: IST//MBG.

BENGKBAROMETER – Anggota Komite III DPD RI, Apt Destita Khairilisani, menyuarakan sejumlah aspirasi penting terkait pengembangan olahraga nasional saat mengikuti rapat kerja bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin 20 April 2026.

Dalam forum tersebut, Destita menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran KONI sebagai otoritas utama olahraga di Indonesia. Menurutnya, keberadaan lembaga yang kuat dan terintegrasi sangat dibutuhkan untuk membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.

“Saya sangat mendukung KONI untuk kita dorong bersama menjadi organisasi olahraga yang memiliki otoritas utama di Indonesia. Kita tahu, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Bangsa ini membutuhkan generasi yang sehat dan berdaya saing,” ujar Destita.

Tak hanya bicara di level nasional, Destita juga membawa aspirasi dari daerah, khususnya Provinsi Bengkulu. Ia menyampaikan keinginan kuat Bengkulu untuk bisa menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang.

Menurutnya, Bengkulu memiliki potensi besar jika bersinergi dengan provinsi lain, seperti Lampung, dalam menyelenggarakan event olahraga skala nasional.

“Kami sangat berminat untuk menjadi tuan rumah PON selanjutnya. Jika memungkinkan, Bengkulu dapat dipertimbangkan, baik dalam waktu dekat maupun periode berikutnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Bank Bengkulu Bayar Kompensasi Lebih Awal, PHI Tegaskan Sengketa Selesai

Selain itu, Destita juga menyoroti pentingnya pembinaan olahraga sejak usia dini. Ia menilai, kompetisi rutin di tingkat sekolah dan klub perlu dihidupkan kembali untuk membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, olahraga bisa menjadi solusi untuk mengimbangi dampak negatif penggunaan gadget yang semakin tinggi di kalangan pelajar.

“Kita perlu menghidupkan kembali kompetisi olahraga di kalangan pelajar, agar anak-anak tidak hanya fokus pada gadget, tetapi juga aktif secara fisik dan sosial,” jelasnya.

Lebih lanjut, Destita menekankan pentingnya pemerataan sarana dan prasarana olahraga di seluruh daerah, termasuk Bengkulu. Ia mendorong adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan atlet bisa berjalan optimal hingga ke level nasional dan internasional, seperti PON hingga SEA Games.

Dalam kesempatan itu, Destita yang juga menjabat Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Provinsi Bengkulu turut menyampaikan aspirasi khusus terkait cabang olahraga catur.

Ia mengungkapkan sejumlah kebutuhan mendesak, mulai dari dukungan transportasi dan akomodasi bagi atlet yang akan bertanding di Palembang, hingga penyediaan fasilitas latihan yang memadai.

Tak hanya itu, Destita juga mendorong peningkatan kompetisi internal serta kerja sama dengan lembaga pendidikan untuk menjaring bibit atlet muda. Ia juga meminta peran lebih aktif dari Dinas Pemuda dan Olahraga dalam mendukung pembinaan olahraga catur di daerah.

Baca Juga :  Bupati Lebong Kembali Ekspedisi ke Telaga Puteri Tujuh Warna untuk Ketiga Kalinya

Menanggapi hal tersebut, Wakil I Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno, menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa KONI terus berkomitmen memperkuat sistem pembinaan olahraga nasional secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Kami menyambut baik aspirasi dari DPD RI, khususnya terkait penguatan pembinaan atlet dan pemerataan fasilitas olahraga di daerah. KONI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” ujar Suwarno.

Ia juga membuka peluang bagi daerah-daerah yang siap untuk menjadi tuan rumah PON, termasuk Bengkulu jika dinilai memenuhi syarat.

Dalam masa sidang II tahun 2025–2026, Komite III DPD RI juga mencatat sejumlah persoalan di bidang kepemudaan dan olahraga. Di antaranya masih minimnya wadah pembinaan pemuda di tingkat desa, terbatasnya dukungan terhadap cabang olahraga prestasi seperti catur, serta akses pendanaan yang masih terbatas.

Sebagai tindak lanjut, DPD RI merekomendasikan penguatan program pembinaan pemuda berbasis desa, peningkatan anggaran untuk olahraga prestasi, serta perluasan akses pembiayaan dan kemitraan strategis.

Langkah ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dari daerah yang bisa bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Berita Terkait

Bengkulu Jadi Simbol Kerukunan Umat di Indonesia
Kalender Olahraga 2026 Disiapkan, Dispora Bengkulu Fokus Cetak Atlet Berprestasi Nasional
Melihat dari Tuntutan, Kuasa Hukum Bebby Hussy, Nilai JPU Sudah Petakan Aktor Utama Kasus Tambang
Kasus “Raksasa” Tambang Batu Bara Bengkulu Rp1,8 Triliun: 3 Perkara Tuntut Bebby Hussy 8 Tahun, Aset Sitaan Dikembalikan
Laporan Dugaan Aktivitas Ilegal PT. RAA di Kejati, Wisdom: Semua Laporan Diproses!
Bengkulu Didorong Jadi Pusat Bioindustri dan Ekonomi Hijau, Kawasan Industri Pulau Baai hingga Kereta Api Diusulkan
Kisruh Golkar Kota Memanas, Mantan Pengurus Demo Tolak Penunjukan Plt
Siswa SMA di Bengkulu Belajar Langsung ke Gudang BULOG, Pahami Ketahanan Pangan dari Dekat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 20:30 WIB

Bengkulu Jadi Simbol Kerukunan Umat di Indonesia

Jumat, 24 April 2026 - 20:28 WIB

Kalender Olahraga 2026 Disiapkan, Dispora Bengkulu Fokus Cetak Atlet Berprestasi Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 00:19 WIB

Melihat dari Tuntutan, Kuasa Hukum Bebby Hussy, Nilai JPU Sudah Petakan Aktor Utama Kasus Tambang

Kamis, 23 April 2026 - 23:29 WIB

Kasus “Raksasa” Tambang Batu Bara Bengkulu Rp1,8 Triliun: 3 Perkara Tuntut Bebby Hussy 8 Tahun, Aset Sitaan Dikembalikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:08 WIB

Laporan Dugaan Aktivitas Ilegal PT. RAA di Kejati, Wisdom: Semua Laporan Diproses!

Berita Terbaru

Bengkulu

Bengkulu Jadi Simbol Kerukunan Umat di Indonesia

Jumat, 24 Apr 2026 - 20:30 WIB