BENGKULUBAROMETER – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu mencatat ribuan pekerja di Provinsi Bengkulu telah merasakan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan sepanjang awal tahun 2026. Hingga memasuki triwulan kedua, total pembayaran klaim bahkan mencapai puluhan miliar rupiah.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, mengungkapkan sebanyak 7.600 pekerja telah mengajukan sekaligus menerima manfaat klaim hingga April 2026.
Berbagai program perlindungan dimanfaatkan para pekerja, mulai dari Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP), hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
“Memasuki triwulan kedua tahun ini, jumlah pekerja yang telah memanfaatkan klaim BPJS Ketenagakerjaan mencapai 7.600 orang. Total manfaat yang sudah dibayarkan sekitar Rp72 miliar,” kata Ferama, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, tingginya angka klaim tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Ferama menilai, saat ini masyarakat mulai memahami bahwa BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya sekadar program administrasi, tetapi menjadi perlindungan penting ketika pekerja menghadapi risiko kerja maupun kondisi tidak terduga.
“Ini menjadi indikator bahwa masyarakat mulai sadar pentingnya jaminan sosial. Perlindungan ini bukan hanya untuk pekerja, tetapi juga untuk keluarga mereka,” ujarnya.
Selain pembayaran klaim utama, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu juga menyalurkan manfaat tambahan berupa beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang meninggal dunia.
Hingga April 2026, tercatat sebanyak 333 anak di Bengkulu telah menerima bantuan beasiswa pendidikan dengan total nilai mencapai Rp748 juta.
Ferama menjelaskan, program beasiswa tersebut menjadi salah satu bentuk perlindungan jangka panjang bagi keluarga peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Total pembayaran manfaat juga termasuk beasiswa pendidikan untuk anak peserta. Sampai April ini sudah ada 333 anak menerima manfaat dengan total sekitar Rp748 juta,” jelasnya.
Menurut Ferama, keberadaan program beasiswa sangat penting untuk memastikan pendidikan anak tetap berjalan meski keluarga mengalami musibah atau kehilangan tulang punggung ekonomi.
BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu sendiri terus mendorong peningkatan jumlah peserta, terutama dari kalangan pekerja informal dan pekerja rentan yang selama ini belum banyak terlindungi.
Kelompok pekerja seperti buruh harian lepas, petani, nelayan, pedagang kecil hingga pengemudi ojek online menjadi sasaran utama perluasan kepesertaan.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









