Hasil Sidak Etik Warek UNIVED Masih Tanda Tanya

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU BAROMETER – Pihak Universitas Dehasen (UNIVED) Bengkulu masih belum memberikan penjelasan terkait hasil sidang etik internal yang dilakukan kampus.

Saat ditemui di lingkungan kampus, Selasa (19/05/2026), Rektor Husaini enggan memberikan keterangan lebih jauh terkait hasil sidang etik tersebut. Ia justru mengarahkan
untuk meminta konfirmasi kepada tim kuasa hukum maupun tim satgas pencari fakta kampus.

“Nanti tanya aja sama kuasa hukum atau tim satgasnya,” ujar Husaini singkat.

Tim Bengkulu Barometer kemudian mencoba menemui Ketua Tim Satgas Pencari Fakta, Arafat Hermana, di ruang Fakultas Hukum UNIVED. Namun, yang bersangkutan disebut sedang tidak berada di tempat karena sakit.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Jadi Korban Penipuan Turnamen Murai Nasional di Bengkulu

“Pak Arafatnya sedang tidak masuk, lagi sakit,” ujar salah satu staf di ruangan tersebut.

Tak berhenti di situ, Bengkulu Barometer juga mencoba menghubungi kuasa hukum pihak kampus, Widya Timur, guna meminta penjelasan terkait hasil sidang etik internal tersebut.

Namun, Widya mengaku tidak mengetahui hasil dari sidang etik yang dilakukan pihak internal kampus. Ia mengatakan dirinya hanya mendampingi salah satu pihak dan meminta agar konfirmasi langsung dilakukan kepada tim satgas pencari fakta.

Baca Juga :  HUT ke-81 Kejaksaan, Kejati Bengkulu Teguhkan Komitmen Menjaga Kepercayaan Publik

“Ayuk hanya pendampingan Pak Yode aja, kalau untuk hasil dari sidang etik itu langsung konfirmasi dari Pak Arafat,” jelasnya.

Widya juga menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam proses maupun hasil sidang etik internal yang dilakukan oleh pihak kampus.

“Kalau itu tidak tahu nian, karena itukan hasilnya mereka, lah sudah ada kelopaknya dan ada timnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran
Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:54 WIB

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Kamis, 5 November 2026 - 17:36 WIB

Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran

Kamis, 5 November 2026 - 17:02 WIB

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Berita Terbaru