BENGKULUBAROMETER – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu menegaskan tidak ada peserta didik yang akan dibiarkan tidak melanjutkan sekolah dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili tahun ini. Seluruh siswa yang belum tertampung dipastikan tetap memiliki kesempatan melalui sejumlah skema lanjutan yang telah disiapkan pemerintah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, mengatakan saat ini proses SPMB telah memasuki tahap akhir masa sanggah dan akan segera berlanjut ke penetapan hasil.
“Sekarang hari terakhir masa sanggah. Setelah itu kita masuk penetapan hasil. Namun untuk anak-anak yang belum diterima, tetap ada solusi,” kata Zulhendri, Senin (22/06/2026).
Ia menjelaskan, pada 24 Juni mendatang akan dibuka jalur distribusi siswa yang dikoordinasikan langsung oleh Dikbud untuk menyalurkan peserta didik ke sekolah yang masih memiliki daya tampung.
“Prinsipnya tidak boleh ada anak yang tidak sekolah. Akan kami distribusikan ke sekolah-sekolah yang masih memiliki kuota kosong,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bengkulu masih membuka pendaftaran hingga 24 Juni karena masih terdapat banyak kursi yang belum terisi.
“Di SMK masih banyak kuota yang belum terpenuhi. Ini bisa menjadi alternatif bagi siswa yang belum mendapatkan sekolah,” jelasnya.
Zulhendri juga menambahkan bahwa pemerintah menyiapkan opsi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sebagai solusi tambahan bagi siswa yang membutuhkan fleksibilitas dalam mengakses layanan pendidikan.
“Kami siapkan juga PJJ agar seluruh anak tetap bisa bersekolah meskipun tidak berada di sekolah tatap muka secara langsung,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah saat ini masih menunggu data final SPMB yang sedang direkap. Namun dari data sementara, masih terdapat cukup banyak sekolah yang memiliki sisa kuota, terutama di SMK, sehingga peluang siswa untuk diterima masih terbuka lebar.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









