Sultan Minta Pemda Siapkan Hilirisasi, Tarif Ekspor Turun Jadi Peluang Besar Daerah

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Penurunan tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat dari potensi 32 persen menjadi 19 persen membawa angin segar bagi dunia usaha nasional. Apalagi, sejumlah komoditas strategis kini menikmati fasilitas tarif 0 persen.

Minyak sawit, kakao, rempah-rempah, karet, hingga komponen elektronik dan semikonduktor termasuk di antara komoditas yang mendapatkan keuntungan tersebut. Total ada 1.819 pos tarif yang memperoleh akses preferensial.

Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, menilai capaian ini harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Ia mendorong agar daerah tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktif menyiapkan ekosistem hilirisasi komoditas unggulan.

“Pemda harus proaktif menyambut kado diplomatik ini dengan mengembangkan komoditas ekspor unggulan melalui Koperasi Merah Putih,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bengkulu Murka Saat Upacara Harkitnas, ASN Kedapatan Berteduh dan Tinggalkan Barisan

Menurut Sultan, tanpa kesiapan di tingkat daerah, peluang besar ini bisa saja tidak optimal. Padahal, selisih tarif yang cukup signifikan akan sangat menentukan daya saing harga produk Indonesia di pasar global.

Ia menjelaskan, hilirisasi menjadi kunci agar nilai tambah komoditas tidak lari ke luar negeri. Jika bahan mentah diolah di dalam negeri, maka manfaat ekonomi akan lebih besar dirasakan masyarakat.

Sektor perkebunan dan pertanian di daerah, misalnya, bisa diperkuat melalui koperasi. Dengan dukungan kebijakan dan akses pasar yang lebih luas, koperasi desa berpotensi menjadi motor penggerak ekspor.

Sultan optimistis, jika hilirisasi berjalan baik, maka penciptaan lapangan kerja baru akan meningkat. Industri pengolahan di daerah akan tumbuh, distribusi membaik, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Baca Juga :  Helmi Hasan Pastikan PPPK Paruh Waktu Tak Bebani APBD Bengkulu

Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyiapkan infrastruktur, perizinan, hingga dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha.

“Kesepakatan dagang ini akan berdampak nyata jika kita siapkan ekosistemnya dari sekarang,” tegasnya.

Dengan peluang tarif lebih rendah dan akses pasar yang lebih luas, Indonesia memiliki momentum strategis untuk memperkuat struktur ekonominya. Tidak hanya bergantung pada ekspor bahan mentah, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri bernilai tambah.

Sultan menutup pernyataannya dengan harapan agar seluruh pihak bergerak cepat memanfaatkan kesempatan ini demi pertumbuhan ekonomi nasional yang merata hingga ke desa-desa.

Berita Terkait

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan
Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional
Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak
Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku
Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi
Bank Bengkulu Paparkan Capaian Positif, Dividen dan Kontribusi Pajak Terus Meningkat
Relawan MBG Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Temukan Dugaan Tanda Kekerasan
SMKN 1 Bengkulu Nekat Study Banding, Dikbud Bengkulu Pastikan Sanksi Tegas
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:34 WIB

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 18:31 WIB

Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak

Selasa, 15 September 2026 - 18:18 WIB

Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku

Senin, 14 September 2026 - 19:46 WIB

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Berita Terbaru

Bengkulu

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 14 Sep 2026 - 19:46 WIB