BENGKULUBAROMETER – Setelah bertahun-tahun terbengkalai dan nyaris kehilangan fungsinya sebagai ruang publik, Taman Remaja Bengkulu bersiap bangkit. Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan taman yang berada di jantung kota itu akan direvitalisasi dan disulap menjadi Taman Merah Putih, sebuah ruang terbuka hijau yang ramah bagi semua kalangan.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memastikan pekerjaan pemugaran akan dimulai dalam waktu dekat, tepatnya pada awal 2026. Revitalisasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali ruang publik yang sempat mati suri.
“Taman Remaja akan kita hidupkan lagi. Awal tahun ini kita mulai pekerjaan. Fasilitas kita siapkan, tapi wajah taman tetap kita jaga,” ujar Helmi Hasan.
Menurutnya, konsep utama revitalisasi adalah memperbaiki fungsi tanpa merusak alam. Pepohonan besar yang selama ini menjadi peneduh dan paru-paru kota tetap dipertahankan. Keasrian taman tidak akan diubah, justru diperkuat dengan fasilitas pendukung.
Pemerintah akan membangun jogging track, area duduk santai, serta ruang terbuka yang bisa digunakan masyarakat untuk berolahraga ringan maupun berkumpul bersama keluarga. Taman ini diproyeksikan menjadi ruang publik alami di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Selama ini, Taman Remaja dikenal luas sebagai salah satu ruang terbuka terbesar di Kota Bengkulu. Namun, minimnya perawatan membuat kawasan tersebut perlahan ditinggalkan. Rumput liar, fasilitas rusak, dan kurangnya penerangan membuat taman tidak lagi ramah bagi warga.
Revitalisasi ini diharapkan mengubah citra tersebut. Helmi menegaskan, taman tidak hanya diperindah secara fisik, tetapi juga dikembalikan fungsinya sebagai ruang sosial masyarakat.
“Kita ingin masyarakat bisa olahraga, bisa nongkrong, bisa bawa keluarga. Semua itu dilakukan tanpa menghilangkan kesejukan taman,” katanya.
Tak hanya fasilitas olahraga, pemerintah juga menyiapkan toilet umum, musala, serta area yang memungkinkan pelaku UMKM berjualan secara tertib. Kehadiran UMKM diharapkan membuat taman lebih hidup sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Konsep ini sejalan dengan visi Taman Merah Putih sebagai ruang publik yang inklusif. Anak-anak, remaja, orang tua, hingga lansia bisa menikmati taman sesuai kebutuhannya masing-masing.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai keberadaan taman kota yang layak adalah kebutuhan dasar masyarakat modern. Ruang terbuka hijau bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari kualitas hidup warga.
“InsyaAllah taman ini menjadi wisata alternatif, tempat olahraga, dan tempat masyarakat mencari rezeki,” tegas Helmi.
Revitalisasi Taman Remaja menjadi Taman Merah Putih juga menjadi simbol kebangkitan ruang publik Bengkulu. Dari taman yang sempat terlupakan, kini disiapkan menjadi ikon baru kota.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









