Pemprov Bengkulu Klarifikasi Isu Biro Umum, Sekda Pastikan Tidak Ada yang Mengaku Terlibat

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebut adanya dugaan pelanggaran di lingkungan Biro Umum. Klarifikasi dilakukan secara menyeluruh dengan memanggil seluruh pihak yang disebut dalam isu tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa proses klarifikasi telah dilakukan secara serius dan melibatkan seluruh jajaran yang berkaitan langsung.

“Semua sudah kita panggil, mulai dari Kepala Biro, Kepala Bagian, hingga Kasubbag, termasuk ASN yang disebut dalam pemberitaan,” ujar Sekda, Jumat (27/3), di Kantor Gubernur Bengkulu.

Dalam kesempatan itu, Sekda didampingi oleh Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, serta Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Rusmayadi.

Hasil dari proses klarifikasi tersebut menunjukkan bahwa seluruh pejabat dan ASN yang diperiksa menyatakan tidak mengetahui maupun tidak pernah melakukan hal-hal seperti yang diberitakan.

Baca Juga :  Ribuan Penerima BLT Kesra Bengkulu Berpotensi Dicoret, Dinsos Matangkan Verifikasi Tahap II

Menurut Sekda, setiap pernyataan yang disampaikan telah dituangkan dalam berita acara resmi sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi.

“Tidak ada satu pun yang mengakui isi pemberitaan tersebut. Semua sudah kita dokumentasikan dalam berita acara,” tegasnya.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Bengkulu tidak berhenti pada tahap klarifikasi saja. Penelusuran lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada informasi yang terlewat.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN). Sekda juga mengingatkan seluruh pegawai agar menjaga sikap dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik.

Selain itu, pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat maupun media untuk menyampaikan laporan secara resmi jika memiliki bukti terkait dugaan pelanggaran.

“Kalau ada bukti, silakan sampaikan melalui jalur resmi seperti BKD atau Inspektorat. Kami jamin kerahasiaan pelapor,” katanya.

Baca Juga :  Jalan Amblas di Talang Rimbo Akhirnya Diperbaiki, Kodim 0409 dan Pemkab Rejang Lebong Bergerak Cepat

Sekda menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk akan diproses secara objektif dan profesional. Jika terbukti terjadi pelanggaran, sanksi tegas akan diberikan sesuai aturan yang berlaku.

Sikap terbuka ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah, sekaligus memastikan setiap informasi yang beredar dapat diverifikasi dengan baik.

Dalam konteks ini, Pemprov Bengkulu juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Klarifikasi resmi menjadi langkah penting untuk memastikan fakta yang sebenarnya.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dengan langkah klarifikasi yang dilakukan secara terbuka, Pemprov Bengkulu berharap polemik yang berkembang di masyarakat dapat segera mereda dan tidak menimbulkan kesalahpahaman berkepanjangan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB