Dari Pesawat ke Panggung Upacara: Kisah Lahirnya Mars Kota Bengkulu

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bengkulu berlakukan sistem satu arah di Jalan KZ Abidin pekan depan. Penataan ini untuk mengatasi kemacetan dan relokasi PKL di Pasar Minggu.

Pemkot Bengkulu berlakukan sistem satu arah di Jalan KZ Abidin pekan depan. Penataan ini untuk mengatasi kemacetan dan relokasi PKL di Pasar Minggu.

BENGKULUBAROMETER – Tidak banyak kepala daerah yang menuangkan gagasan kepemimpinannya melalui karya musik. Namun, hal itulah yang dilakukan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi. Dari sebuah inspirasi spontan di dalam pesawat, lahirlah “Mars Kota Bengkulu” yang kini resmi menjadi lagu wajib dalam setiap acara pemerintahan di Kota Bengkulu.

Dedy mengisahkan, ide menciptakan Mars Kota Bengkulu muncul ketika ia berada dalam perjalanan udara. Dalam keheningan kabin pesawat, ia merenungkan bagaimana cara menumbuhkan rasa kebanggaan dan kebersamaan warga Bengkulu secara lebih mendalam dan berkelanjutan.

“Kadang inspirasi datang di saat yang tidak terduga. Saat itu saya berpikir, Bengkulu butuh simbol yang bisa dinyanyikan bersama, yang bisa menggerakkan hati,” ujar Dedy.

Pemikiran tersebut kemudian dituangkan dalam lirik sederhana namun sarat makna. Mars Kota Bengkulu menekankan ajakan untuk bersatu, membangun daerah, serta meneguhkan komitmen kepada Merah Putih. Pesan itu dirangkai dalam dua bait yang berulang, sehingga mudah dihafal oleh siapa pun.

Baca Juga :  DPP Perempuan Bangsa Seleksi Ketat Pengurus Daerah, Restrukturisasi Nasional Ditarget Tuntas November

Dalam proses penggarapannya, Dedy tidak bekerja sendiri. Ia menggandeng musisi Dedi Lister untuk menyempurnakan aransemen musik. Kolaborasi ini menghasilkan mars dengan nuansa megah, ritmis, dan khas lagu-lagu kebanggaan daerah.

Mars Kota Bengkulu bukan karya musik pertama Dedy. Sebelumnya, ia menciptakan lagu “Bengkulu Bisa” yang digunakan sebagai soundtrack lomba kebersihan kota. Dari pengalaman tersebut, Dedy menilai bahwa musik mampu menjadi medium efektif untuk menyampaikan pesan kebijakan publik secara lebih halus dan membumi.

Kini, Mars Kota Bengkulu telah ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Wali Kota. Aturan tersebut mewajibkan pemutaran dan penyanyian Mars Kota Bengkulu setelah lagu Indonesia Raya dalam setiap acara resmi pemerintah daerah.

Kebijakan ini juga menyasar ASN dan pelajar. Setiap apel pagi dan upacara bendera hari Senin, Mars Kota Bengkulu wajib dinyanyikan. Pemerintah berharap, melalui pengulangan rutin, lagu ini akan melekat dalam ingatan masyarakat.

Baca Juga :  Kemenag Kaur Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H, Mulai Rp30 Ribu hingga Rp40 Ribu per Jiwa

Lebih dari sekadar lagu, Mars Kota Bengkulu diproyeksikan sebagai simbol kebersamaan lintas generasi. Pemerintah bahkan menargetkan seluruh warga ber-KTP Bengkulu dapat menghafalnya.

Untuk menjaga keaslian dan hak cipta, Pemkot Bengkulu segera mendaftarkan lagu ini ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Dengan demikian, Mars Kota Bengkulu akan tercatat sebagai aset resmi daerah.

Bagi Dedy, Mars Kota Bengkulu adalah bentuk ekspresi kecintaannya pada kota yang dipimpinnya. Ia berharap, setiap bait yang dinyanyikan mampu mengingatkan masyarakat bahwa Bengkulu adalah rumah bersama yang harus dijaga dan dibangun secara kolektif.

Lirik Mars Kota Bengkulu:

Mari bersatu bangun Bengkulu
Satukan tekad dan hati untuk Merah Putih
Mari bersatu bangun Bengkulu
Satukan tekad dan hati untuk Merah Putih

Bengkulu kotaku, Bengkulu terus maju
Bengkulu jaya selalu, Bengkulu di hatiku
Bengkulu kotaku, Bengkulu terus maju
Bengkulu jaya selalu, Bengkulu di hatiku

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru