Demi Kedekatan Keluarga, Rohidin Mersyah Kini di Sukamiskin

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 10:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER –  Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. resmi dipindahkan ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, setelah adanya pengajuan dari pihak keluarga dan penasihat hukum.

Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Faktor keluarga menjadi pertimbangan utama. Penasihat hukum Rohidin, Aan Julianda, menjelaskan bahwa jarak menjadi kendala selama ini.

Sang istri lebih banyak bertugas di Jakarta, sementara anaknya masih menempuh pendidikan di Depok. Dengan dipindahkan ke Bandung, akses kunjungan menjadi lebih mudah.

“Ada alasan penting yang membuat kami meminta klien pindah, terutama karena faktor keluarga,” ujar Aan.

Ia menegaskan, pemindahan ini tidak berkaitan dengan proses hukum. Kliennya tetap berkomitmen mengikuti seluruh tahapan sesuai aturan.

Baca Juga :  Raflesia AI Diresmikan, Jaksa Bengkulu Kini Bisa Tanya KUHP-KUHAP Lewat Aplikasi

“Kami akan tetap menjalani proses hukum dan memastikan hak-hak klien kami terlindungi,” katanya.

Dalam situasi hukum yang dihadapi seseorang, dukungan keluarga kerap menjadi penyemangat tersendiri. Kehadiran keluarga bisa membantu menjaga kondisi mental dan emosional.

Lapas Sukamiskin sendiri memiliki reputasi sebagai lembaga pemasyarakatan untuk kasus-kasus tertentu. Lokasinya di Bandung membuat akses dari Jakarta dan Depok relatif lebih dekat dibanding sebelumnya.

Proses pemindahan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Permohonan resmi diajukan dan dipertimbangkan sebelum disetujui.

Kuasa hukum memastikan, tidak ada permintaan perlakuan istimewa dalam pengajuan tersebut.

Baca Juga :  Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu, Belanja Dapur Warga Bengkulu Makin Berat

“Kami hanya meminta kemudahan akses keluarga. Selebihnya kami patuh pada aturan,” tegas Aan.

Rohidin Mersyah sebelumnya dijatuhi pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp 700 juta subsider enam bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bengkulu.

Ia juga dijerat pidana tambahan berupa uang pengganti kepada negara sebesar Rp 39,6 miliar, 72,15 dolar Amerika dan 349 dolar Singapura.

Jika tidak mampu membayar, hartanya akan disita atau diganti dengan pidana hukuman penjara tiga tahun dan dicabut hak politiknya selama dua tahun setelah menjalani pidana pokok.

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB