Gerakan Jalanan Kejati Bengkulu: Hakordia 2025 Jadi Momentum Kampanye Anti Korupsi 

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 di Bengkulu berubah menjadi panggung edukasi publik yang hidup. Tidak hanya sebatas upacara. Tidak pula menjadi selebrasi seremonial tahunan. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu justru menjadikannya momentum untuk turun langsung ke jalan, menyentuh masyarakat, dan menyuarakan pesan antikorupsi secara nyata.

Di halaman utama Kejati Bengkulu, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Muslikhuddin membuka peringatan HAKORDIA 2025 dengan mengulang pesan keras Jaksa Agung ST Burhanuddin. Menurutnya, korupsi bukan hanya tindakan melawan hukum. Ia merupakan sumber kebodohan, penyebab kemiskinan, dan akar dari tertinggalnya bangsa. Karena itu, perang melawan korupsi harus dilakukan di setiap lini kehidupan, bukan hanya di ruang persidangan.

Muslikhuddin menegaskan bahwa pemberantasan korupsi adalah strategi besar negara untuk mencerdaskan bangsa. Di era digital, modus korupsi semakin rumit. Ada yang menggunakan teknologi, ada yang memanfaatkan jabatan, hingga skema-skema keuangan yang tidak kasat mata. “Karena itu, HAKORDIA 2025 harus menjadi tonggak. Masyarakat jangan lagi permisif terhadap perilaku koruptif,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemprov Bengkulu Buka Seleksi Calon Pimpinan Baznas, Pendaftaran Dibuka Selama Sebulan

Seusai upacara, suasana berubah dinamis. Pimpinan Kejati Bengkulu langsung turun ke jalan raya. Wakajati bersama para asisten, koordinator, serta pegawai Kejati membaur dengan lalu lintas. Mereka berdiri di depan Kantor Kejati hingga kawasan Simpang Lima Ratu Samban, membagikan stiker dan kaos bertulisan pesan antikorupsi. Para pengendara menyambutnya dengan antusias. Ada yang berhenti meminta dua kaos sekaligus, ada yang langsung menempel stiker di helm mereka.

Asisten Intelijen Kejati Bengkulu, David Palapa Duarsa, menjelaskan bahwa aksi sederhana ini memiliki makna besar. Menurutnya, korupsi tidak akan pernah benar-benar diberantas hanya dengan menindak pelaku. Kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga, mengawasi, dan berani melapor adalah kunci utama.

Baca Juga :  EDIT: Terobosan Audit Digital Bengkulu untuk Mengakhiri Era Pengawasan Manual

“Kekuatan terbesar pemberantasan korupsi adalah publik. Kita butuh keberanian masyarakat untuk melapor. Kita ingin Bengkulu bersih dari praktik-praktik yang merugikan negara,” ujarnya.

David menambahkan bahwa Kejati Bengkulu telah memperkuat layanan pengaduan, baik secara langsung maupun melalui kanal digital. Masyarakat hanya perlu menyampaikan laporan identitas akan dilindungi, bukti akan diverifikasi, dan setiap laporan serius akan diproses.

Melalui aksi jalanan inilah Kejati Bengkulu ingin menghapus stigma bahwa gerakan antikorupsi hanya milik aparat penegak hukum. HAKORDIA 2025 menjadi pembuktian bahwa antikorupsi adalah budaya yang harus dibangun bersama. Bahwa pencegahan dimulai dari masyarakat. Bahwa gerakan kecil seperti menolak gratifikasi, menolak pungli, dan berani menegur pejabat yang menyimpang adalah bagian dari perang besar melawan korupsi

Berita Terkait

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:06 WIB

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru

Berita Terbaru

Bengkulu

Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan

Senin, 3 Agu 2026 - 20:50 WIB