Kota Bengkulu Jadi Pusat Laporan Kejahatan, 2.038 Kasus Masuk ke Polresta Sepanjang 2025

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBARIMETER – Dinamika sebagai ibukota Provinsi dan aktivitas ekonomi menjadikan Kota Bengkulu menghadapi tantangan serius dalam menjaga keamanan. Sepanjang tahun 2025, Polresta Bengkulu mencatat menerima lebih dari 2.038 laporan tindak pidana, angka tertinggi dibandingkan seluruh polres di bawah Polda Bengkulu dan menjadi rekor tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Data tersebut disampaikan Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno saat rilis akhir tahun di Aula Endra Dharmalaksana, Rabu (31/12/2025). Menurut Sudarno, tingginya laporan tidak bisa dilepaskan dari posisi strategis Kota Bengkulu sebagai magnet pergerakan manusia dari berbagai kabupaten.

“Sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, dan jasa, mobilitas masyarakat di Kota Bengkulu sangat tinggi. Kondisi ini berbanding lurus dengan potensi gangguan kamtibmas,” ujar Sudarno.

Dari total laporan yang masuk, Polresta Bengkulu berhasil mengungkap 968 kasus. Capaian ini dinilai cukup signifikan di tengah beban perkara yang terus meningkat. Aparat kepolisian, kata Sudarno, harus bekerja ekstra karena banyak kasus memerlukan waktu panjang, saksi yang kompleks, serta koordinasi lintas wilayah.

Baca Juga :  Dedy Wahyudi Turun Langsung, Drainase Tersumbat di Pintu Batu Dibersihkan

Jenis kejahatan yang paling banyak dilaporkan adalah pencurian dengan kekerasan (curas). Sepanjang 2025, tercatat 318 laporan curas, namun baru 98 kasus yang berhasil dituntaskan atau sekitar 31 persen. Rendahnya tingkat penyelesaian ini disebabkan pelaku yang berpindah-pindah lokasi dan minimnya saksi langsung di tempat kejadian.

Selain curas, kasus penganiayaan juga menunjukkan tren mengkhawatirkan. Polisi mencatat 185 laporan, dengan 101 kasus berhasil diselesaikan. Angka ini menempatkan penganiayaan sebagai kasus dengan frekuensi kejadian hampir setiap hari di Kota Bengkulu.

Baca Juga :  Bank Bengkulu Bayar Kompensasi Lebih Awal, PHI Tegaskan Sengketa Selesai

Sudarno menuturkan, sebagian besar kasus penganiayaan dipicu persoalan sepele, mulai dari salah paham, pengaruh minuman keras, hingga konflik antar kelompok anak muda yang berkumpul hingga larut malam. “Ini menjadi perhatian serius kami,” ujarnya.

Polresta Bengkulu menilai tingginya angka laporan juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melapor. Menurut Sudarno, masyarakat kini tidak lagi ragu datang ke kantor polisi ketika menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana.

“Ini sisi positifnya. Artinya, kepercayaan publik terhadap kepolisian semakin baik,” kata dia.

Ke depan, Polresta Bengkulu akan memperkuat patroli malam, meningkatkan kehadiran polisi di titik rawan, serta mengintensifkan kerja sama dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Upaya pencegahan dinilai sama pentingnya dengan penegakan hukum.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru