Mesin Tempel untuk Nelayan: Upaya Pemkab Kaur Menjaga Nadi Ekonomi Pesisir

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKLULUBAROMETER – Pemerintah Kabupaten Kaur kembali menegaskan arah kebijakan pembangunannya yang berpihak pada masyarakat pesisir. Melalui Dinas Perikanan, pemerintah daerah menyalurkan bantuan mesin tempel kepada 10 kelompok nelayan yang tersebar di berbagai wilayah pesisir. Penyerahan bantuan berlangsung Kamis, 18 Desember 2025, di Aula Lantai II Sekretariat Daerah Kaur.

Di wilayah dengan garis pantai yang panjang dan potensi perikanan tangkap yang besar, nelayan bukan sekadar kelompok profesi, melainkan penopang utama denyut ekonomi lokal. Karena itu, bantuan mesin tempel tidak diposisikan sebagai program karitatif semata, melainkan sebagai bagian dari kebijakan publik yang menyasar penguatan produktivitas dan keselamatan kerja nelayan.

Mesin tempel menjadi alat vital bagi nelayan tradisional. Dengan mesin yang layak, waktu tempuh ke lokasi tangkap dapat dipersingkat, konsumsi bahan bakar lebih efisien, dan jangkauan melaut menjadi lebih luas. Pada akhirnya, peluang memperoleh hasil tangkapan yang lebih baik pun meningkat.

Baca Juga :  Antrean Panjang di SPBU Bengkulu, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud konkret keberpihakan pemerintah daerah terhadap nelayan. Menurutnya, nelayan adalah pilar penting perekonomian daerah yang kerap bekerja dalam keterbatasan sarana.

“Bantuan ini bukan sekadar alat bantu melaut, tetapi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Kami berharap mesin tempel ini benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil tangkapan dan pendapatan keluarga,” ujar Abdul Hamid.

Ia juga mengingatkan agar bantuan tersebut dirawat dengan baik dan tidak dipindahtangankan. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa mesin tempel benar-benar digunakan secara berkelanjutan oleh kelompok nelayan penerima, bukan berpindah tangan atau disalahgunakan.

Kepala Dinas Perikanan Kaur, Ifrianto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari penguatan sarana dan prasarana perikanan tangkap yang secara konsisten diupayakan pemerintah daerah. Bantuan mesin tempel, kata dia, adalah investasi jangka panjang.

“Pemerintah tidak hanya menyerahkan alat, tetapi juga menanamkan harapan agar sektor perikanan tangkap tumbuh kuat dan berkelanjutan. Nelayan yang produktif dan sumber daya manusia yang terampil adalah kunci utama,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan ART Memicu Polemik Publik karena Libatkan Anak Anggota DPRD Bengkulu

Ifrianto menambahkan, ke depan pihaknya akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah pusat, agar bantuan serupa dapat menjangkau lebih banyak nelayan. Dengan begitu, sektor kelautan dan perikanan dapat menjadi salah satu penggerak utama pembangunan ekonomi daerah.

Sebanyak 10 kelompok nelayan menerima bantuan tersebut, mulai dari Kecamatan Tanjung Kemuning, Semidang Gumay, Kaur Tengah, Kaur Selatan, hingga Kecamatan Maje. Pemerataan penerima menunjukkan bahwa kebijakan ini dirancang untuk menjangkau berbagai kantong nelayan, bukan terpusat di satu wilayah saja.

Di tengah tantangan cuaca, kenaikan biaya operasional, dan keterbatasan armada, bantuan mesin tempel menjadi sinyal bahwa negara hadir di pesisir. Bagi nelayan Kaur, mesin ini bukan sekadar alat, melainkan penopang harapan akan kehidupan yang lebih layak.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pengurus HMI Cabang Bengkulu 2026–2027 Resmi Dilantik, Ketum PB: HMI Laboratorium Pemimpin
Kasus “Paman Penakluk Naga” Makin Panas, Usai Dugaan Penggelapan Rp4,7 Miliar Kini Dilaporkan Istri karena Perselingkuhann ke Polda
Helmi Hasan Tinjau Pabrik BMP, Minyak Goreng Lokal Bengkulu Siap Tekan Harga Pasar
Pemutihan Pajak Kendaraan Kembali Dibuka, Helmi Hasan: Kesempatan Baik bagi Warga Bengkulu
Helmi Hasan Tegaskan: Tak Ada Pungli di OPD Pemrov, Pengawasan Diperketat Hingga Evaluasi Berkala
Panen Semangka Yonif TP 847/VS Tembus 5 Ton, Bukti Nyata Dukung Ketahanan Pangan
Karnaval Batik Besurek Internasional 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Kota Bengkulu 
Konsisten Perjuangkan Kesehatan Masyarakat Bengkulu, Destita Raih Change Maker Awards 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:01 WIB

Pengurus HMI Cabang Bengkulu 2026–2027 Resmi Dilantik, Ketum PB: HMI Laboratorium Pemimpin

Senin, 20 April 2026 - 18:16 WIB

Kasus “Paman Penakluk Naga” Makin Panas, Usai Dugaan Penggelapan Rp4,7 Miliar Kini Dilaporkan Istri karena Perselingkuhann ke Polda

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Helmi Hasan Tinjau Pabrik BMP, Minyak Goreng Lokal Bengkulu Siap Tekan Harga Pasar

Senin, 20 April 2026 - 10:40 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Kembali Dibuka, Helmi Hasan: Kesempatan Baik bagi Warga Bengkulu

Senin, 20 April 2026 - 10:23 WIB

Helmi Hasan Tegaskan: Tak Ada Pungli di OPD Pemrov, Pengawasan Diperketat Hingga Evaluasi Berkala

Berita Terbaru