BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mendapat suntikan semangat baru dalam pembangunan Masjid Agung. Perusahaan perkebunan dan industri berbasis sawit, PT Bio Nusantara Teknologi, menyalurkan dana hibah sebesar Rp2 miliar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan sarana keagamaan tersebut.
Bantuan itu diserahkan langsung oleh General Manager PT Bio Nusantara Teknologi, Heru Wiratmana, kepada Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto di Ruang Kerja Bupati, Rabu (18/2/2025). Penyerahan turut disaksikan Wakil Bupati Tarmizi, Sekretaris Daerah Tomi Marisi, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Bupati Rachmat Riyanto menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan yang berada di bawah naungan SIL Group tersebut. Menurutnya, hibah Rp2 miliar bukan sekadar bantuan finansial, melainkan simbol sinergi kuat antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
“Dana hibah ini akan dimanfaatkan untuk mendukung percepatan pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah. Masjid ini nantinya bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan aktivitas sosial masyarakat,” ujar Rachmat.
Ia menegaskan, pembangunan Masjid Agung menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Kehadiran masjid representatif di pusat pemerintahan diharapkan mampu menjadi ikon religius sekaligus penggerak kegiatan sosial kemasyarakatan.
Masjid Agung Bengkulu Tengah yang dibangun di Jalan Lintas Bengkulu–Kepahiang, Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi, tepat di samping Pendopo Bukit Kandis, dirancang sebagai pusat kegiatan keagamaan skala kabupaten. Lokasinya yang strategis membuat masjid ini diproyeksikan menjadi titik temu masyarakat dari berbagai kecamatan.
General Manager PT Bio Nusantara Teknologi, Heru Wiratmana, menyebut bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kami berkomitmen untuk selalu bersinergi dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat. Dukungan terhadap pembangunan Masjid Agung ini adalah bagian dari kontribusi kami untuk masyarakat Bengkulu Tengah,” kata Heru.
Menurutnya, perusahaan tidak hanya fokus pada kegiatan operasional, tetapi juga berupaya hadir memberi dampak positif di wilayah sekitar. Ia berharap, bantuan tersebut dapat mempercepat penyelesaian pembangunan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Usai penyerahan hibah, Bupati bersama jajaran langsung meninjau lokasi pembangunan masjid. Di lokasi, progres pembangunan terus dikebut agar bisa segera difungsikan sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan.
Langkah PT Bio Nusantara Teknologi ini dinilai sebagai contoh nyata kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam membangun daerah. Di tengah tantangan fiskal dan kebutuhan pembangunan yang besar, peran dunia usaha menjadi semakin penting dalam mendorong percepatan pembangunan berbasis kemitraan.
Dengan dukungan berbagai pihak, Masjid Agung Bengkulu Tengah diharapkan tidak hanya berdiri megah secara fisik, tetapi juga menjadi pusat peradaban yang menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kesejahteraan sosial.









