BENGKULUBAROMETER – Meningkatnya kasus narkoba yang terungkap di wilayah Bengkulu Utara dalam beberapa waktu terakhir menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa.
Kondisi tersebut mendorong Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ratu Samban (UNRAS) untuk menggelar seminar daerah tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Seminar ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 10 Maret 2026 di Aula Universitas Ratu Samban dan akan melibatkan lebih dari 200 pelajar tingkat SMP dan SMA di Bengkulu Utara.
Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami bahaya narkoba serta dampak buruk yang dapat ditimbulkan.
Presiden Mahasiswa UNRAS, Febrian Sugiarto, mengatakan bahwa meningkatnya pemberitaan tentang kasus narkoba di daerah menjadi perhatian serius bagi mahasiswa.
Menurutnya, mahasiswa tidak boleh bersikap pasif terhadap persoalan yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.
“Dari meningkatnya pemberitaan tentang kasus narkoba yang ada di daerah, timbul kekhawatiran di kalangan mahasiswa terutama BEM UNRAS,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa ide seminar ini lahir dari diskusi mahasiswa yang ingin mengambil peran dalam upaya pencegahan narkoba di Bengkulu Utara.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap para pelajar dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, para pelajar juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menjaga diri dan lingkungannya dari ancaman narkotika.
Seminar daerah ini akan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai kalangan, di antaranya Bupati Bengkulu Utara, Kapolres Bengkulu Utara, akademisi, Presiden Mahasiswa Universitas Ratu Samban, serta tokoh pemuda.
Para narasumber tersebut akan memberikan pemaparan mengenai berbagai aspek terkait narkoba, mulai dari dampak kesehatan, konsekuensi hukum, hingga upaya pencegahan di lingkungan masyarakat.
Sebelum kegiatan ini digelar, BEM UNRAS terlebih dahulu melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.
Audiensi tersebut dilakukan oleh Presiden Mahasiswa UNRAS Febrian Sugiarto bersama Menteri Luar Negeri BEM UNRAS Rangga Hidayat pada 11 Februari 2026 di Kantor Bupati Bengkulu Utara.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah menyampaikan dukungan terhadap kegiatan yang digagas oleh mahasiswa.
Pemerintah daerah menilai inisiatif mahasiswa dalam mengedukasi generasi muda sangat penting untuk memperkuat upaya pencegahan narkoba di daerah.
Selain menjadi sarana edukasi, seminar ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, akademisi, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting karena pencegahan narkoba membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.
Mahasiswa UNRAS berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelajar dan masyarakat Bengkulu Utara.
Dengan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba, diharapkan lingkungan masyarakat dapat menjadi lebih sehat dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









