Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Bebas Hambatan di Bengkulu

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Bengkulu dalam rangka memastikan program ketahanan pangan nasional berjalan efektif hingga ke tingkat petani.

Kunjungan yang berlangsung pada Jumat (1/5/2026) itu dikemas melalui agenda Rembuk Tani, yang mempertemukan pemerintah dengan para petani untuk membahas sejumlah persoalan utama di sektor pertanian, seperti harga gabah, distribusi pupuk subsidi, hingga percepatan pembentukan koperasi desa.

Zulkifli mengatakan bahwa dirinya mendapat tugas langsung dari Presiden untuk turun ke berbagai daerah guna memastikan seluruh program prioritas di bidang pangan benar-benar terlaksana dengan baik.

Baca Juga :  Dua Kepala Dinas Dilantik, Tekankan Kerja Cepat Jalankan Program Bantu Rakyat

“Saya diperintah Bapak Presiden untuk keliling daerah selama tiga hari. Pertama memastikan pupuk lancar, kedua harga gabah tidak boleh di bawah Rp6.500, dan ketiga pembangunan koperasi desa dipercepat agar Juli bisa kita resmikan,” ujarnya

Menurutnya, harga gabah yang stabil menjadi faktor penting dalam menjaga semangat petani untuk terus meningkatkan produksi. Pemerintah, kata dia, tidak ingin petani mengalami kerugian akibat harga jual yang rendah saat masa panen.

“Gabah tidak boleh jatuh di bawah Rp6.500. Itu harga yang harus kita jaga bersama agar petani tetap untung dan semangat produksi,” tegasnya.

Baca Juga :  Tantangan Anggaran Jadi Pekerjaan Rumah Komisioner KPID Bengkulu 2025–2028

Dari hasil pertemuan dengan petani di Bengkulu, pemerintah juga menerima laporan positif terkait distribusi pupuk. Para petani menyebut pupuk tersedia dengan baik, tidak mengalami keterlambatan, bahkan masih mendapatkan potongan harga.

“Alhamdulillah, tadi kita dengar langsung dari petani, pupuk tersedia, tidak pernah terlambat, bahkan harganya masih diskon 20 persen. Ini artinya sistem distribusi kita berjalan baik,” jelasnya.

Melalui rembuk tani ini, pemerintah ingin memastikan setiap kebijakan yang dibuat benar-benar berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Kehadiran langsung pemerintah pusat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan petani sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan mereka.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Humas Polri Dorong Transparansi Informasi, Polda Bengkulu Perkuat Kepercayaan Publik di Era Digital
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Berita Terbaru