Sulta Nahkodai TP Sriwijaya, Destita Berharap Sinergi Pembangunan Sumbagsel Kian Kuat

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBARONETER – Melalui Musyawarah Besar (Mubes) II yang digelar di Hotel Redtop Pecenongan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026), Ketua DPD RI sekaligus Wakil Ketua MPR RI, Sultan Baktiar Najamudin, dipercaya memimpin organisasi tersebut sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TP Sriwijaya untuk periode 2026–2031.

Pemilihan Sultan menjadi salah satu agenda penting dalam Mubes II yang menandai berakhirnya masa kepengurusan periode 2021–2026.

Forum tertinggi organisasi itu juga membahas laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, menyusun program kerja lima tahun ke depan, serta menetapkan kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin berperan dalam pembangunan kawasan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Terpilihnya Sultan mendapat sambutan positif dari berbagai daerah, termasuk Bengkulu. Ketua Srikandi TP Sriwijaya Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar kepemimpinan baru mampu memperkuat kontribusi organisasi terhadap pembangunan nasional maupun daerah.

Menurut Destita, TP Sriwijaya bukan sekadar organisasi paguyuban, tetapi memiliki posisi strategis sebagai wadah yang mempererat kolaborasi pembangunan di kawasan Sumbagsel. Wilayah yang menjadi perhatian organisasi ini meliputi Provinsi Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, serta Bangka Belitung atau yang dikenal dengan sebutan Belajasumba.

Sebagai Anggota DPD RI Komite III, Destita menilai pengalaman Sultan sebagai Ketua DPD RI menjadi modal besar untuk memperkuat koordinasi pembangunan antarprovinsi. Sinergi tersebut dinilai penting agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di kawasan Sumatera bagian selatan.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Garuda Hampir Selesai, Petani dan Pelajar Rejang Lebong Segera Nikmati Akses Baru

“Dengan pengalaman dan posisi strategis yang dimiliki, kami berharap kepemimpinan Pak Sultan mampu memperkuat kolaborasi pembangunan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Sumbagsel,” ujar Destita.

Sultan sendiri menyatakan siap mengemban amanah yang diberikan peserta Mubes. Ia mengingatkan bahwa TP Sriwijaya memiliki sejarah panjang sebagai organisasi yang lahir dari semangat perjuangan para mantan tentara pelajar Sumatera Bagian Selatan pada tahun 1968.

Sejak awal berdiri, organisasi tersebut membawa visi untuk ikut mendorong pembangunan daerah.

Menurut Sultan, semangat perjuangan para pendiri harus terus dijaga dan diterjemahkan dalam program-program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia optimistis dukungan seluruh tokoh dan pengurus dari berbagai daerah akan menjadikan TP Sriwijaya semakin besar dan berpengaruh.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya menerima amanah sebagai Ketua Umum DPP Tenaga Pembangunan Sriwijaya periode 2026–2031. Mari kita jaga kekompakan dan soliditas organisasi agar TP Sriwijaya semakin berdampak dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumbagsel,” kata Sultan.

Mubes II TP Sriwijaya berlangsung selama tiga hari dengan mengusung tema “Bersama Tenaga Pembangunan Sriwijaya Kita Bangkitkan Semangat Juang dalam Membangun Belajasumba.

Baca Juga :  Aturan Baru OJK Buka Jalan UMKM Bengkulu Lebih Mudah Akses Modal

Selain pemilihan ketua umum, peserta juga membahas arah kebijakan organisasi serta program pembangunan yang akan dijalankan selama lima tahun mendatang.

Forum tersebut dihadiri pengurus TP Sriwijaya dan Srikandi TP Sriwijaya dari berbagai provinsi, di antaranya Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bangka Belitung, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Ketua Srikandi TP Sriwijaya Bengkulu, Destita Khairilisani, turut hadir mewakili Provinsi Bengkulu sebagai bentuk komitmen memperkuat komunikasi dan kerja sama antar pengurus daerah. Kehadiran para delegasi diharapkan semakin mempererat hubungan antardaerah sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih terintegrasi.

Sejumlah tokoh nasional juga tampak hadir dalam pembukaan Mubes, di antaranya Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya Nyimas Aliyah beserta jajaran pengurus, Sekretaris Jenderal DPD RI Komjen Pol. M. Iqbal, Ketua Percepatan Reformasi Polri Prof. Jimly Asshiddiqie, Erwin Singajuru, Prof. Juanda, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Melalui kepemimpinan baru ini, TP Sriwijaya diharapkan mampu menjadi wadah yang semakin efektif dalam memperkuat kolaborasi pembangunan, mempererat hubungan antardaerah, serta mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kawasan Belajasumba.

Berita Terkait

Tak Hanya Urus Pelabuhan, Pelindo Bengkulu Turun ke Enggano Gerakan Orang Tua Asuh
Usai Eksepsi Ditolak, Kuasa Hukum Imron Rosyadi Siapkan Pembuktian 
Masyarakat Adukan Dugaan Pelanggaran PT RAA ke Kapolda Bengkulu, Polisi Minta Data Pendukung
Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil
Saksi Ahli dari Terdakwa Perkuat Dakwaan Jaksa
Pemprov Bengkulu Siapkan Edaran Baru, Angkutan Batu Bara ODOL Terancam Sanksi
Taman Remaja Mulai Dikelola, Kendaraan Tidak Boleh Masuk
Jejak 100 Paket Sabu di Kepahiang, Polda Bengkulu Buru Pemasok Utama
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:16 WIB

Tak Hanya Urus Pelabuhan, Pelindo Bengkulu Turun ke Enggano Gerakan Orang Tua Asuh

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:52 WIB

Usai Eksepsi Ditolak, Kuasa Hukum Imron Rosyadi Siapkan Pembuktian 

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:43 WIB

Masyarakat Adukan Dugaan Pelanggaran PT RAA ke Kapolda Bengkulu, Polisi Minta Data Pendukung

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:33 WIB

Saksi Ahli Terdakwa Tegaskan Fraud Bisa Diproses Hukum Meski Kerugian Kecil

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:15 WIB

Saksi Ahli dari Terdakwa Perkuat Dakwaan Jaksa

Berita Terbaru

Nasional

Saksi Ahli dari Terdakwa Perkuat Dakwaan Jaksa

Kamis, 9 Jul 2026 - 19:15 WIB